PELAIHARI NEWS– Suasana siang di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, mendadak geger pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 11.45 WITA. Satu unit mobil minibus berwarna putih hangus terbakar di area SPBU kawasan Almanar.
Uniknya, peristiwa mencekam ini terjadi di tengah guyuran hujan. Video dan foto kebakaran tersebut dengan cepat menyebar dan viral di berbagai grup percakapan media sosial warga Tanah Laut, memicu kepanikan sekaligus rasa penasaran.
Petugas Gabungan Bergerak Cepat
Khawatir api merembet ke fasilitas pengisian bahan bakar, petugas pemadam gabungan dari BPBD Tala, Damkar Tala, serta relawan emergency langsung tancap gas ke lokasi begitu menerima laporan.
Berkat aksi sigap petugas, kobaran api berhasil diredam sebelum menjalar lebih luas. Setelah api dipadamkan, polisi langsung memasang garis pengaman (police line) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Mobil yang sudah gosong tersebut kemudian dievakuasi menggunakan mobil lain dengan bantuan tali sling menuju arah pintu keluar SPBU guna mengamankan arus lalu lintas dan mempermudah penyelidikan.
Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit & Temuan Tangki Misterius
Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy, turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau situasi. Ia mengungkapkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Namun, insiden ini memakan satu orang korban.
“Dugaan sementara ada satu korban laki-laki yang mengalami luka bakar. Saat ini korban sudah berhasil dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar AKBP Ricky Boy.
Ada temuan menarik dalam insiden ini. Polisi mendapati adanya tangki tambahan yang dimodifikasi di bagian belakang dalam mobil yang terbakar tersebut.
“Terkait adanya tangki tambahan di dalam mobil yang terbakar, nanti akan kami selidiki lebih lanjut mengapa ada tangki di bagian belakangnya,” tegas Kapolres.
Imbauan Tegas Kapolres Tanah Laut
Menyikapi insiden berbahaya ini, Kapolres mengimbau keras kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di area pengisian bahan bakar.
Dilarang merokok di area SPBU.
Matikan mesin kendaraan saat mengisi BBM.
Hindari aktivitas berbahaya lainnya yang memicu percikan api.
“Kami ingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati ketika mengisi BBM agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.
Saat ini, area SPBU Almanar telah dipasangi garis polisi dan situasi di lokasi kejadian sudah berhasil dikendalikan sepenuhnya oleh pihak berwajib. (Ben)
