BALANGAN, PELAIHARI NEWS – Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, Rizky Amalia, akhirnya angkat bicara mengenai alasannya melaporkan pegiat media sosial Ali Ridhok alias Babe Aldo ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). Laporan tersebut berujung pada penahanan Babe Aldo oleh pihak kepolisian.
Dalam video keterangan yang beredar pada Jumat (24/7/2026), Rizky menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuhnya bukan untuk membungkam kritik publik terhadap kinerjanya sebagai seorang pelayan masyarakat.
Bukan Bungkam Kritik, tapi Lindungi Keluarga
Rizky mengakui bahwa dirinya memang sempat menjadi sorotan publik akibat gaya hidup mewahnya (flexing) yang viral. Namun, ia menilai unggahan beruntun dari Babe Aldo telah melampaui batas kritik sosial dan masuk ke ranah privasi serta keluarga.
”Awalnya beliau posting di TikTok terkait postingan kehedonan saya sebagai ASN dari screenshot Instagram. Waktu itu saya masih memaklumi dan introspeksi diri bahwa wajar dikritik sebagai ASN. Tapi semakin lama, beliau malah menyerang ranah personal hingga menyandingkan foto saya dengan anak tiri saya,” ujar Rizky.
Dampak dari unggahan yang terus menyudutkan tersebut diakuinya sampai memicu kemelut dan prahara di kehidupan rumah tangganya.
Upaya Mediasi yang Tak Membuahkan Hasil
Sebelum mengambil jalur hukum, Rizky mengaku sempat berupaya menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Ia melayangkan surat terbuka hingga akhirnya berkomunikasi langsung lewat telepon dan menemui Babe Aldo secara pribadi.
Dalam pertemuan tersebut, Rizky menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan isu flexing yang melibatkan dirinya. Namun, ia memohon dengan sangat agar video yang menampilkan foto anaknya dihapus (take down).
Bukannya mendapat respons baik, permohonan tersebut justru diabaikan dan berujung kekecewaan.
”Saya datang menemui Babe untuk menyampaikan permohonan maaf apabila itu terkait postingan kehedonan saya. Tetapi saya meminta tolong dengan segala kerendahan hati untuk take down video yang ada foto anak saya,” ungkapnya.
Apresiasi Gerak Cepat Polda Kalsel
Merasa terintimidasi dan khawatir akan keselamatan psikologis keluarganya, Rizky bersama pihak keluarga akhirnya mantap melaporkan kejadian tersebut ke Ditreskrimsus Polda Kalsel.
Rizky pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Kalsel yang bertindak cepat menindaklanjuti laporannya hingga penahanan dilakukan.
”Alhamdulillah, saya mengapresiasi Polda Kalsel, khususnya Ditreskrimsus yang bergerak cepat hingga Babe Aldo ditahan. Ini sangat mengurangi rasa khawatir dan ketakutan saya sebagai seorang ibu, istri, dan seorang anak,” pungkas Rizky.
