PELAIHARI NEWS – Kebakaran melanda dua rumah kayu di Desa Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Selasa malam (14/10). Api yang diduga berasal dari korsleting listrik ini menghanguskan bangunan yang diketahui jarang dihuni, mengakibatkan kerugian materi sekitar Rp150 juta.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.17 WITA. Warga yang pertama kali melihat api membesar langsung melaporkan kejadian ke petugas pemadam kebakaran.
“Kami menerima laporan pada pukul 22.17, dan unit pertama tiba di lokasi tiga menit kemudian. Api berhasil kami padamkan dalam waktu kurang dari satu jam,” ujar Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanah Laut, Totom Wahyudi, Rabu pagi (15/10/25)
Dua rumah milik Abdul Shomad dan Husni tersebut hangus terbakar. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, empat orang dari dua kepala keluarga terdampak harus kehilangan tempat tinggal.
“Bangunan yang terbakar merupakan rumah kayu yang memang jarang ditinggali pemiliknya,” tambah Totom.
Sebanyak dua unit pemadam dari Pos Damkar Bati-Bati dikerahkan bersama dua regu personel. Proses pemadaman juga dibantu oleh relawan pemadam kebakaran. Api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 23.15 WITA.
Dihimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama di rumah yang jarang ditempati.
Pastikan instalasi listrik aman dan terputus ketika rumah ditinggal lama. Pencegahan adalah langkah paling efektif untuk menghindari kejadian serupa. (Ben)
