PELAIHARI NEWS – Tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut sukses mengukuhkan diri sebagai kampiun dalam ajang Forkopimda Ramadhan Soccer Festival 2026. Di partai puncak yang berlangsung dramatis pada Rabu (11/3/2026) dini hari,
tim yang dikomandoi langsung oleh Bupati Tanah Laut ini berhasil menumbangkan perlawanan sengit Tim Polres Tanah Laut dengan skor tipis 2-1.
Pertandingan final yang digelar di Lapangan Mini Soccer Hasan Basri, Pelaihari, tersebut berlangsung atraktif meski dimainkan di tengah suasana bulan suci Ramadan. Kemenangan ini sekaligus menempatkan Pemkab Tala di podium tertinggi, disusul Polres Tanah Laut sebagai runner-up.
Daftar Pemenang & Penghargaan Individu
Selain partai final, perebutan juara ketiga juga berlangsung sengit. Tim Kodim 1009/Tanah Laut akhirnya keluar sebagai pemenang ketiga setelah menaklukkan Tim Kejari Tanah Laut melalui drama adu penalti.
Berikut adalah daftar lengkap penghargaan Forkopimda Ramadhan Soccer Festival 2026:
• Juara 1: Pemkab Tanah Laut
• Juara 2: Polres Tanah Laut
• Juara 3: Kodim 1009/Tanah Laut
• Juara 4: Kejari Tanah Laut
• Pemain Terbaik: Yosi Irawan (Pemkab Tala)
• Top Skor: Firmansyah (Polres Tanah Laut) – 3 Gol
Ajang Silaturahmi & Menjaga Kebugaran
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyatakan bahwa turnamen ini merupakan terobosan pertama yang melibatkan seluruh unsur Forkopimda. Baginya, esensi utama dari kompetisi ini bukanlah sekadar menang atau kalah, melainkan mempererat tali persaudaraan.
“Bukan hanya iman, tapi imun juga harus kita tingkatkan. Ramadan tidak membatasi kita untuk terus menjaga tubuh agar tetap sehat. Ini adalah wujud silaturahmi kita semua di bulan yang penuh berkah,” ujar Bupati Rahmat.
Ia juga menambahkan bahwa melihat antusiasme yang luar biasa, tidak menutup kemungkinan ajang antar-Forkopimda ini akan menjadi agenda rutin tahunan di masa mendatang.
Senada dengan Bupati, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tanah Laut selaku penyelenggara.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih. Di sini kita bergembira ria, bisa olahraga dan tertawa bersama seluruh elemen Forkopimda. Harapan kami, event seperti ini terus dilaksanakan karena manfaatnya sangat terasa bagi kekompakan kami,” ungkap AKBP Ricky Boy.
Format Kompetisi Khusus
Turnamen yang diikuti oleh 8 instansi—mulai dari DPRD, Polres, Kodim, hingga Kemenag Tanah Laut—ini menggunakan sistem gugur. Uniknya, kompetisi ini menerapkan aturan kelompok umur, di mana pemain yang diturunkan wajib berusia di atas 38 tahun, dengan kompensasi maksimal dua pemain di bawah usia tersebut di dalam lapangan.
Langkah ini diambil untuk memastikan semangat olahraga tetap inklusif dan menjadi hiburan sehat bagi para aparatur negara di lingkungan Kabupaten Tanah Laut.(ben)
