PELAIHARI NEWS – Dalam upaya menjangkau masyarakat pesisir, pulau-pulau kecil, serta daerah terpencil yang sulit diakses, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tanah Laut menghadirkan program Perpustakaan Apung yang beroperasi di atas Kapal Polisi XIII-2002-38. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (13/1).
Perpustakaan Apung menjadi sarana edukasi bagi masyarakat pesisir, khususnya anak-anak, dengan menyediakan berbagai bahan bacaan yang bersifat edukatif. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca, kecerdasan, serta kesadaran lingkungan, terutama terkait pentingnya menjaga kelestarian laut dan ekosistem pesisir.
Kehadiran Perpustakaan Apung disambut antusias oleh anak-anak dan warga sekitar. Mereka tampak bersemangat membaca buku serta mengikuti kegiatan edukasi yang disampaikan oleh personel Satpolairud. Selain membaca, anak-anak juga diberikan pemahaman tentang keselamatan berlayar, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta peran generasi muda dalam melestarikan sumber daya alam.
Kasatpolairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto, mengatakan bahwa Perpustakaan Apung merupakan wujud kepedulian Polri terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat pesisir.
“Perpustakaan Apung ini kami hadirkan untuk menjangkau anak-anak dan masyarakat di wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, serta daerah terpencil yang sulit diakses. Melalui fasilitas ini, kami ingin menumbuhkan minat baca, meningkatkan kecerdasan, serta membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan laut sejak usia dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pendekatan humanis Polri kepada masyarakat perairan.
“Selain sebagai sarana literasi, Perpustakaan Apung juga menjadi media edukasi keselamatan berlayar dan pelestarian lingkungan. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat pesisir,” tambahnya.
