PELAIHARI NEWS — Program Brigade Pangan yang digagas oleh Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih RI, Prabowo Subianto, mulai dijalankan di Desa Karya Makmur, Kecamatan Cinta Puri Darussalam, Kabupaten Banjar. Melalui program ini, pemerintah bersama masyarakat setempat berupaya mencetak sawah rakyat seluas 96 hektare di lahan yang sebelumnya kurang produktif akibat banjir tahunan.
Tim Brigade Pangan Desa Karya Makmur resmi terbentuk pada 22 Juli 2025 berdasarkan Surat Keputusan Kepala Desa. Tim tersebut dipimpin oleh Adi Sucipto sebagai Manajer, Khoirul Amin sebagai Sekretaris, dan Nur Rohim sebagai Bendahara.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pertanian serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cinta Puri memberikan arahan teknis dan bimbingan kepada tim brigade agar memahami tata cara pengolahan lahan sawah rakyat. Meski sebagian lahan sudah mulai diolah menjadi area persawahan, tim masih menghadapi kendala serius berupa banjir tahunan yang menyebabkan lahan tergenang hingga 4–5 bulan setiap tahun.
Menanggapi persoalan tersebut, Kepala BPP Cinta Puri, Edy, bersama Kepala Desa Karya Makmur, Samingun, mendukung langkah tim brigade pangan untuk membangun tanggul penahan air. Tanggul ini diharapkan mampu mengendalikan aliran air agar tidak menggenangi area sawah, sehingga proses tanam padi dapat dilakukan tepat waktu.
“Tanggul ini menjadi langkah awal agar area sawah lebih aman dan produktif. Harapannya, petani bisa menanam tepat waktu dan hasil panen meningkat,” ujar Adi, Manajer Brigade Pangan Desa Karya Makmur, Jumat (7/11/25).
Program ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, BPP, dan masyarakat dalam menghidupkan kembali sektor pertanian di daerah rawan banjir, sekaligus mendukung cita-cita nasional swasembada pangan.
Dengan adanya Brigade Pangan ini, warga Desa Karya Makmur optimistis pertanian lokal akan kembali bangkit dan menjadi penopang ketahanan pangan daerah.
Penulis: Adi Sucipto
(Isi berita menjadi tanggung jawab penulis)
