PELAIHARI NEWS— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Darussalim, Kecamatan Bati-Bati. Dalam ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-8 tingkat Kabupaten Tanah Laut yang digelar di Ponpes Asy-Syuhada Pelaihari, Minggu (12/10), Ponpes Darussalim berhasil meraih juara umum dan menegaskan dominasinya di ajang keilmuan Islam paling bergengsi di daerah ini.
Tak tanggung-tanggung, Ponpes Darussalim sukses mengungguli 18 pondok pesantren lain dari seluruh penjuru Tanah Laut melalui penampilan luar biasa para santri di berbagai cabang lomba.
Penyerahan piala bergilir dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli (H. Uli), kepada pimpinan Ponpes Darussalim sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan luar biasa tersebut.
“Alhamdulillah, pelaksanaan MQK ke-8 berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kompetisi yang sehat. Kami sangat mengapresiasi Ponpes Asy-Syuhada sebagai tuan rumah yang sukses menyelenggarakan acara mulia ini,” ujar H. Uli dalam sambutannya.
Wabup juga menegaskan pentingnya MQK sebagai wahana untuk mengasah kemampuan santri dalam membaca dan memahami kitab kuning, khazanah keilmuan Islam klasik yang menjadi identitas pesantren.
“Santri tidak hanya diuji membaca dengan baik dan benar, tapi juga ditantang memahami isi dan hikmah yang terkandung dalam kitab-kitab tersebut. Ini adalah modal penting untuk membangun generasi Islam yang kuat dalam ilmu dan akhlak,” tambahnya.
Tak lupa, ia menyampaikan motivasi kepada seluruh peserta, baik yang menang maupun belum berkesempatan meraih juara
“Kalian semua adalah juara. Berani tampil dan berkompetisi dalam ilmu agama adalah kemenangan tersendiri. Terus belajar, dan jadikan kitab kuning sebagai sahabat sepanjang hayat,” pesannya.
Wabup juga menegaskan bahwa Pemkab Tanah Laut akan terus berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan pesantren.
“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Pemerintah siap mendukung penuh agar generasi muda tumbuh tidak hanya cerdas, tapi juga beriman dan berakhlak mulia,” ucapnya.
Sebagai penutup, Wabup H. Uli secara resmi menutup MQK ke-8, dengan harapan agar kegiatan ini terus berkembang dan mampu melibatkan lebih banyak peserta di masa mendatang.
Dengan keberhasilan ini, Ponpes Darussalim Bati-Bati kembali mencatat sejarah sebagai juara umum dua tahun berturut-turut, menegaskan posisinya sebagai salah satu pesantren unggulan di Bumi Tuntung Pandang.
