PELAIHARI NEWS — Kegiatan Munaqasyah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) tingkat Kabupaten Tanah Laut tahun 2025 resmi berakhir hari ini, Sabtu (29/6/2025). Penutupan ini menandai selesainya rangkaian evaluasi hafalan dan bacaan santri yang telah berlangsung selama tiga hari, yakni 15, 28, dan 29 Juni 2025.

Pelaksanaan hari terakhir munaqasah melibatkan santri dari lima kecamatan, yaitu Kintap, Bati-Bati, Kurau, Bumi Makmur, dan Tambang Ulang. Secara keseluruhan, tercatat 1.936 santri dari seluruh wilayah Tanah Laut telah mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat.

Sekretaris Umum Dewan BPKPRMI Kabupaten Tanah Laut, Ustadz Zainuddin mewakili Ketua Umum yang sedang menjalankan ibadah haji menyampaikan bahwa munaqasyah bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian penting dan menyatu dengan proses pendidikan TPA.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur, mengevaluasi, dan menilai capaian pembelajaran para santri. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi refleksi menyeluruh atas proses pembelajaran yang telah dijalani,” ujarnya.
Bagi para santri, munaqasyah menjadi momen penting untuk mengukur kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur’an, bacaan shalat, serta hafalan surat-surat pendek. Sedangkan bagi para guru TPA, hasil munaqasyah menjadi alat evaluatif untuk melihat sisi-sisi pembelajaran yang telah berhasil maupun yang perlu ditingkatkan.
“Ini menjadi feedback langsung bagi kami para pengajar. Dari sini, kita tahu mana yang sudah tercapai dan mana yang harus diperbaiki. Tujuannya satu: terus meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an di TK/TPA kita,” sambungnya.
Pihak panitia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Apresiasi khusus diberikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), para tim munaqis, serta seluruh jajaran yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan serius dan tulus.
“Kami sangat menghargai kerja keras semua pihak yang terlibat, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Tidak lupa, terima kasih kepada Direktur LPTKA BPKPRMI Tanah Laut beserta timnya yang sudah berupaya maksimal,” ucapnya lagi.
Dengan berakhirnya munaqasyah ini, diharapkan para santri semakin termotivasi untuk mendalami Al-Qur’an, sementara para guru dan pengelola TPA terus meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan.
“Kami percaya, kegiatan ini akan menjadi pemantik semangat baru. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang tidak hanya cakap dalam membaca, tapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” tutupnya.
