PELAIHARI NEWS – Pondok Pesantren (Ponpes) Sirajul Huda sukses menggelar kegiatan Wisuda Amtsilati, Bahasa Arab, dan Al-Qur’an Tahun 2026. Sebanyak 231 santri, yang terdiri dari 105 santri putra dan 126 santri putri, resmi diwisuda dalam acara yang berlangsung khidmat di Gedung 83 Dua Mas Pelaihari, Senin (01/06/2026).

Acara bernuansa religius ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Laut (Tala), H. Rahmat Trianto, bersama Wakil Bupati HM. Zazuli. Turut hadir jajaran unsur Forkopimda Tanah Laut serta para tamu undangan. Kedatangan orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini pun disambut hangat dengan lantunan selawat dari grup hadroh santri.
Pimpinan Ponpes: Utamakan Adab Sebelum Ilmu
Dalam sambutannya, Pimpinan Ponpes Sirajul Huda, KH. Abdurrahman, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda tahunan ini. Ia menjelaskan bahwa wisuda kali ini merupakan gabungan angkatan keenam dan ketujuh yang sempat tertunda selama dua tahun.
”Alhamdulillah, anak-anak kita bisa menyelesaikan tugas pertamanya. Kurikulum Amtsilati ini adalah permulaan atau fondasi agar mereka bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujar KH. Abdurrahman.
Beliau juga menitipkan pesan mendalam kepada para wisudawan dan wisudawati mengenai pentingnya tradisi dan budaya pesantren, terutama dalam menjaga etika.
- Ikromul Mu’allim minal Adab: Memuliakan guru sebagai sumber pengetahuan merupakan bagian dari adab yang membawa kebahagiaan dunia dan akhirat.
- Ta’allamul Adaba Qobla an Ta’allamal ‘Ilma: Pelajarilah adab sebelum mempelajari ilmu dengan cara mengosongkan hati dan siap menerima bimbingan.
- Al-Adabu Unwānun Najāḥ: Adab adalah tanda keberhasilan nyata di masyarakat. Penilaian utama bukan sekadar kepintaran menghafal, melainkan bagaimana santri bersikap kepada orang tua dan masyarakat.
- Al-Ijtihādu Miftāḥun Najāḥ: Kesungguhan dan perjuangan dalam belajar adalah kunci utama kesuksesan.
Di akhir sambutannya, KH. Abdurrahman juga memotivasi para santri dengan menyunting latar belakang Bupati Tala. “Jangan takut menjadi santri. Buktinya Pak Bupati kita ini insyaallah mantan santri, cuma sedikit menyimpang ke TNI dulu. Santri bisa jadi TNI dan bahkan bisa jadi Bupati,” kelakarnya yang disambut tepuk tangan riuh hadirin.
Bupati Rahmat Trianto: Santri Punya Peluang Besar Berkarier
Sementara itu, Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, mengawali arahannya dengan mengajak seluruh santri untuk bersyukur karena mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan di pesantren, sebuah tempat yang fokus pada pembentukan karakter dan akhlak.
”Banyak sekolah unggulan saat ini yang berkiblat ke pesantren, karena yang paling tinggi dicari adalah mendidik karakter atau adab. Rasulullah pun diutus untuk menyempurnakan akhlak,” kata Bupati.
H. Rahmat Trianto juga menyoroti tantangan era globalisasi dan perkembangan teknologi. Menurutnya, Ponpes Sirajul Huda telah berhasil menyesuaikan metode komunikasi dan pembelajaran dengan karakteristik Generasi Z (Gen Z).
Beliau menambahkan bahwa bekal ilmu agama, kelancaran membaca Al-Qur’an, dan kemandirian dari pesantren akan membuat para santri lebih percaya diri (PD) saat terjun ke masyarakat maupun dunia kerja.
”Kalau di TNI dulu, kalau ditunjuk jadi imam salat pasti tunjuk-tunjukan. Tapi kalau kita siap dan bisa membaca doa, itu lebih PD dan minimal dekat dengan pimpinan. Apalagi sekarang, baik TNI maupun Polri membuka jalur bintara khusus untuk para hafiz Qur’an. Ini peluang besar untuk berkarier,” ungkap Rahmat Trianto disambut anggukan dari unsur Forkopimda yang hadir.
Bupati juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Ponpes Sirajul Huda atas komitmennya membangun daerah lewat pendidikan berbasis akhlakul karimah, serta mengapresiasi dedikasi para guru yang mengajar dengan penuh keikhlasan.
Kepada para orang tua wali santri, Bupati mengucapkan selamat atas kelulusan anak-anak mereka. “Semoga ilmu yang dibawa membuat kebahagiaan dunia akhirat. Minimal, kita orang tua merasa tenang karena kelak ada anak-anak yang bisa memimpin dan membacakan doa saat kita sudah meninggal dunia,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Rahmat Trianto memberikan motivasi pamungkas bagi seluruh wisudawan. “Jika kamu tidak menemukan impianmu di saat kamu tidur, maka bangunlah. Kejar impianmu itu sampai mati. Tetap semangat membangun negeri melalui bidang masing-masing.”
Ungkapan Bangga dari Para Santri
Ditemui usai acara, salah seorang santri wisudawan, Muhammad, mengaku senang dan mengucapkan terima kasih kepada bupati Tanah Laut yang sudah hadir meluangkan untuk memberikan motivasi langsung kepada para santri.
Senada dengan Muhammad, salah satu santriwati juga mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas apresiasi yang diberikan oleh Bupati Tanah Laut. Ia merasa pilihan hidupnya menempuh pendidikan di Ponpes Sirajul Huda adalah langkah yang sangat tepat untuk membentuk masa depannya. (ben)
