PELAIHARI NEWS – Warga Jalan Sum-Sum RT 13 RW 04, Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki lanjut usia (lansia) di sebuah area perkebunan pada Sabtu (18/07/2026) malam sekira pukul 19.30 WITA.
Korban diketahui berinisial M (84 Tahun), seorang wiraswasta yang berdomisili di Kompleks Griya Persada Asri, Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari.
Kronologi Penemuan Jasad Korban
Kapolres Tanah Laut melalui Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, penemuan ini bermula dari kecurigaan pihak keluarga karena korban tak kunjung pulang ke rumah sejak siang hari.
”Kebiasaan sehari-hari korban memang sering pergi ke kebun miliknya untuk sekadar menjenguk atau membersihkan rumput. Karena hingga malam belum kembali, saksi bernama Eko (35) berinisiatif mencari korban ke lokasi kebun,” ujar Ipda Karia saat dikonfirmasi.
Sesampainya di kebun, saksi terkejut menemukan tubuh korban sudah dalam posisi terlentang di tanah. Setelah diperiksa, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi tubuh yang terbujur kaku.
Saksi kemudian langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Pelaihari.
Tindakan Kepolisian dan Evakuasi
Mendapat laporan dari masyarakat, personel piket Polsek Pelaihari bersama Unit Reskrim langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah data awal.
Jasad korban selanjutnya dievakuasi oleh petugas bersama warga setempat dan dibawa ke RSUD H. Boejasin Kabupaten Tanah Laut untuk dilakukan pemeriksaan medis luar.
Pihak Keluarga Menolak Otopsi
Ipda Karia menambahkan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menganggapnya sebagai musibah.
”Pihak keluarga korban sudah membuat surat pernyataan resmi untuk menolak dilakukan tindakan otopsi. Rencananya, jenazah akan langsung dibawa dan dikebumikan oleh pihak keluarga di daerah Banjarmasin,” pungkas Kapolsek Pelaihari. (Ben)
