PELAIHARI NEWS – Momentum Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-63 yang jatuh pada Tanggal 22 Juli, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Laut (Tala) memaparkan capaian kinerja pada periode Januari – Juli 2023.
Penyampaian capaian kinerja dalam bentuk press release dari setiap seksi tersebut dilaksanakan di Aula Balai Diklat, Pelaihari, Sabtu (22/7/23).
Hadir Kajari Tala, Teguh Imanto didampingi Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Radyto Wisnu Adji dan Kasi Pidsus, Akhmad Rifani.
Kajari Tala, Teguh Imanto menyampaikan, untuk bidang Intelijen, pihaknya telah melaksanakan surat perintah tugas (sprint) ada 10 kegiatan, sprint ops pengamanan proyek strategis 9 kegiatan, sprint ops pengamanan dan penggalangan 2 kegiatan, penerangan hukum 17 Kegiatan, penyuluhan hukum Jaksa Masuk Sekolah 2 kegiatan, penyuluhan hukum Jaksa Masuk Pesantren 2 Kegiatan, penyuluhan hukum Jaksa Menyapa 2 kegiatan dan rakor PAKEM 1 kegiatan.
Untuk Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), pihaknya telah melaksanakan MoU 1 kegiatan, pemberian bantuan hukum 43 kegiatan, pemberian pertimbangan hukum 14 kegiatan, pemberian pelayanan hukum 38 kegiatan, dan pemulihan keuangan negara dari tahun sebelumnya yang masih berjalan sampai dengan bulan Juli 2023 sudah mencapai Rp. 480.469.349.-.
Sedangkan pada Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) penangan SPDP pihaknya sudah sebanyak 176 perkara.
Menurut Kajari, angka ini dari bulan Januari sampai Juli 2023 telah melewati target yaitu sebesar 117 persen.
Sementara pra penuntutan ada 123 perkara, penuntutan 126 perkara, eksekusi 142 perkara.
“Mayoritas penanganan perkara untuk Pidum masih didominasi perkara-perkara narkoba. Jadi sepanjang sepanjang tahun 2023 sampai bulan juni ini hampir 60 persen itu perkara narkoba. Selain itu adalah perkara konvensional,” ujarnya.
Sementara pada Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus), pihaknya sampai hari ini sudah melakukan 2 penyelidikan, 1 penyidikan, dan 4 eksekusi.
Selanjutnya pada Sub Bagian Pembinaan, realisasi anggaran tahun 2023 mencapai Rp. 3.973.040.814,- atau sebesar 49 persen.
“Jadi menurut kami angkat 49 persen ini sudah sudah cukup baik, karena kita masih diakhir tahun sementara penyerapan anggaran kita sudah mencapai 49 persen. Sementara untuk Hasil Dinas / PNBP hingga saat ni Tahun 2023 kita sudah menyetor ke negara mencapai Rp. 232.470.196” ucap Kajari.
Demikian juga pada Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, pihaknya sudah menyelesaikan 4 perkara, ada 16 item barang, dan dari hasil tadi kita sudah menyetorkan ke kas negara sebesar Rp.52.922.500.
“Sedangkan untuk barang rampasan berdasarkan putusan pengadilan ada 27 perkara. Kita sudah menyetorkan ke kas negara Rp.17.432.000,-” tutup Kajari. (jh)
