PELAIHARI NEWS– Anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut, Hj. Endang Isnawangsih, S.H., menghadiri kegiatan Zoom Meeting dan Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri Serentak Tahun 2026. Acara yang diinisiasi oleh Mabes Polri ini diikuti secara virtual di Joglo Wicaksana Laghawa (WL) Mapolres Tanah Laut pada Kamis, 13 Maret 2026, mulai pukul 10.00 hingga 11.45 WITA.
Kehadiran politisi perempuan tersebut merupakan bentuk komitmen dan sinergi lembaga legislatif bersama Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Sinergi Lintas Sektor di Mapolres Tala
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. Selain itu, tampak hadir jajaran Forkopimda dan perwakilan instansi vertikal Kabupaten Tanah Laut, antara lain:
- Hj. Endang Isnawangsih, S.H. (Mewakili Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut)
- Masturi, S.STP. (Asisten II, mewakili Bupati Tanah Laut)
- Mayor Inf. Sarjito (Kasdim, mewakili Dandim 1009/Tanah Laut)
- Para Pejabat Utama (PJU) serta personel Polres Tanah Laut.
Program GPM Polri Serentak ini diselenggarakan di seluruh penjuru Indonesia. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses bahan pokok dengan harga di bawah pasar, sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Komoditas dan Rincian Harga Pangan Murah
Dalam mendistribusikan pangan murah ini, Polres Tanah Laut menggandeng Perum Bulog untuk menyediakan kebutuhan pangan berkualitas. Beberapa komoditas yang disediakan untuk warga antara lain:
- Beras SPHP: Tersedia sebanyak 100 pack yang dijual dengan harga murah Rp56.500 per pack.
- Gula Manis: Tersedia sebanyak 100 kilogram dengan harga terjangkau Rp17.500 per kilogram.
- Minyak Goreng “Minyak Kita”: Tersedia kemasan 2 liter sebanyak 20 box (total 240 liter) dengan harga Rp15.000 per liter.
Wujud Nyata Kepedulian untuk Masyarakat
Kehadiran perwakilan DPRD Kabupaten Tanah Laut ini menegaskan bahwa penanganan urusan pangan dan kebutuhan rakyat memerlukan gotong royong semua pihak. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan legislatif seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut ke depannya.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat Tanah Laut tidak hanya terbantu secara finansial, tetapi juga mendapat kepastian bahwa stok bahan pokok di daerah mereka tetap aman dan kondusif.
