PELAIHARI NEWS – Perluasan akses pendidikan tinggi di Kabupaten Tanah Laut kembali mencatat tonggak sejarah penting. Anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut, Zainul Abidin, S.Pd.I., M.Pd.I., turut hadir secara langsung dalam acara peresmian kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asy-Syuhada Pelaihari yang diresmikan oleh Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, pada Rabu (9/9/2026).
Kehadiran Zainul Abidin dalam peresmian ini menunjukkan dukungan penuh legislatif terhadap pengembangan mutu pendidikan tinggi Islam di Bumi Tuntung Pandang. Kehadiran kampus baru ini dinilai sebagai momentum krusial dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, religius, dan berakhlakul karimah.
Dukungan Penuh Pemerintah dan Legislatif
Acara peresmian yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah dan regional, di antaranya:
- Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Ariadi Noor.
- Sekretaris Kopertais Wilayah XI Kalimantan, Dr. H. Asikin Noor.
- Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Laut.
- Para ulama, tokoh masyarakat, pengelola yayasan, akademisi, serta puluhan mahasiswa angkatan pertama.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli menekankan bahwa pendidikan adalah pilar utama kemajuan daerah. Dengan berdirinya STAI Asy-Syuhada, generasi muda Tanah Laut kini memiliki opsi lebih dekat dan berkualitas untuk melanjutkan studi tanpa harus keluar daerah.
“Kehadiran STAI Asy-Syuhada ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas SDM Tanah Laut, tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga penguasaan ilmu agama dan pembentukan moral generasi muda kita,” tegas HM Zazuli.
Hadirkan Dua Program Studi Unggulan
Pada awal operasionalnya, STAI Asy-Syuhada Pelaihari resmi membuka dua program studi jenjang Strata 1 (S1) yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat:
- S1 Pendidikan Agama Islam (PAI)
- S1 Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyyah)
Ketua Yayasan STAI Asy-Syuhada Pelaihari, KH Ahmad Syarifuddin Noor, mengungkapkan rasa syukurnya karena perjuangan panjang sejak gagasan ini dirintis pada tahun 2020 akhirnya membuahkan hasil dengan terbitnya izin resmi pada Mei 2026.
”Saat ini STAI Asy-Syuhada telah memiliki 65 mahasiswa sebagai angkatan awal. Ke depan, yayasan berharap lembaga ini terus berkembang hingga menjadi Universitas Islam yang membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar KH Ahmad Syarifuddin Noor.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut bersama para pemangku kepentingan, termasuk jajaran DPRD seperti Zainul Abidin, S.Pd.I., M.Pd.I., berharap sinergi ini terus terjalin erat demi mewujudkan visi Tanah Laut yang Simpun, Maju, dan Berkelanjutan.
