PELAIHARI NEWS— Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tanah Laut 2026 resmi bergulir, Kamis (22/10/2026). Pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari.
Sebanyak 34 tim se-Kabupaten Tanah Laut mengikuti turnamen yang berlangsung hingga 20 November 2026 tersebut. Selain menjadi ajang kompetisi, Bupati Cup diharapkan mempererat silaturahmi sekaligus menjaring pemain sepak bola berbakat di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Rahmat menegaskan bahwa pertandingan tidak semata-mata untuk menentukan pemenang. Turnamen ini juga menjadi ruang bagi pesepak bola lokal untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan potensi.
“Tentunya saya sangat mengharapkan pertandingan sepak bola ini bukan hanya sekadar adu siapa yang menang atau yang kalah, tapi tentunya menjadi suatu tempat ajang silaturahmi,” ujarnya.
Bupati turut mengingatkan prestasi sepak bola Tanah Laut yang berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan. Menurutnya, capaian tersebut perlu diikuti dengan pembinaan berkelanjutan agar regenerasi pemain tetap berjalan.
Karena itu, penyelenggaraan Bupati Cup tahun ini difokuskan pada tingkat kabupaten. Pemerintah daerah berencana meningkatkan cakupan turnamen menjadi tingkat provinsi pada tahun berikutnya.
Bupati juga menyatakan komitmennya untuk menjadikan Bupati Cup sebagai agenda tahunan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Muhammad Zuli.
“Insyaallah selama saya dan Pak Muhammad Zuli menjabat, kegiatan Bupati Cup sepak bola ini akan terus kita laksanakan,” katanya.
Ia berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, serta bersama-sama menciptakan pertandingan yang aman dan tertib.
“Atlet yang hebat adalah atlet yang mengakui kekurangan dan mengakui kelebihan lawan-lawannya,” tegasnya.
Bintang Mas dan Bhayangkara Menang pada Laga Perdana
Pertandingan pembuka mempertemukan Ranggang FC dengan Bintang Mas FC. Kedua tim bermain imbang 2-2 pada waktu normal sebelum Bintang Mas FC memastikan kemenangan melalui adu penalti.
Pada pertandingan selanjutnya, Bhayangkara FC berhasil mengalahkan CPKA FC dengan skor 2-0.
Turnamen ini menggunakan sistem gugur. Setiap tim diperbolehkan menggunakan lima pemain dari luar Kabupaten Tanah Laut.
Pertandingan diselenggarakan di tiga lokasi, yakni Stadion Pertasi Kencana, Lapangan Sepak Bola Pandang Babaris, serta Lapangan Datu Timang di Kecamatan Jorong.
Panitia menyiapkan hadiah Rp30 juta bagi juara pertama, Rp20 juta untuk juara kedua, Rp10 juta bagi juara ketiga, dan Rp7,5 juta untuk juara keempat. Sementara itu, kiper terbaik, pemain terbaik, dan pencetak gol terbanyak masing-masing mendapatkan Rp3 juta beserta trofi.
Pemain Berharap Berlanjut Setiap Tahun
Pemain Bhayangkara FC, Ginanjar Dwi Saputra, menyambut baik penyelenggaraan Bupati Cup 2026. Ia menilai turnamen tersebut menjadi ajang yang dinantikan para pencinta sepak bola, terutama kalangan remaja di Tanah Laut.
Ginanjar berharap perhatian pemerintah daerah terhadap sepak bola terus meningkat, sehingga semakin banyak pemain potensial yang mendapat kesempatan untuk berkembang dan berprestasi.
“Saya mengharapkan sekali supaya setiap tahun selalu ada dan semakin meriah,” ungkapnya.
Harapan serupa disampaikan pemain CPKA FC, Budi. Menurutnya, kompetisi seperti Bupati Cup mampu meningkatkan semangat pesepak bola sekaligus membuka ruang bagi talenta muda yang belum banyak dikenal.
“Harapannya ke depan mungkin event-event seperti ini bisa berlanjut setiap tahunnya, mengingat adik-adik kita masih banyak yang mempunyai talenta-talenta yang hebat,” ujarnya. (Ben)
