PELAIHARI NEWS- Ada momen menarik sekaligus mengundang gelak tawa saat Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto meninjau bazar murah seusai membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut di Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Selasa (13/10/2026).
Bukannya langsung disuguhi lontong pecel, orang nomor satu di Kabupaten Tanah Laut itu justru mendapat tantangan tak terduga dari seorang pedagang untuk mengulek bumbu pecel.
Momen tersebut terjadi di tengah padatnya agenda Bupati Rahmat, mulai dari meninjau kegiatan donor darah, khitanan massal, hingga lokasi yang menjadi sasaran pembangunan fisik program TMMD.
Meski demikian, ia tetap menyempatkan diri mampir ke lapak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
Suasana yang semula berlangsung biasa saja mendadak riuh ketika seorang pedagang pecel meminta Bupati Rahmat mencoba mengulek bumbu pecel menggunakan cobek berukuran besar.
Alih-alih menolak, Bupati Rahmat justru menyambut tantangan tersebut dengan senyum. Tanpa canggung, ia langsung mengambil posisi di depan cobek dan mulai mengulek bumbu pecel.
Aksi spontan itu sontak mengundang perhatian warga. Gelak tawa pun pecah menyaksikan Bupati Tanah Laut turun tangan langsung ngulek bumbu pecel layaknya seorang pedagang.
Tak berhenti sampai di situ, Bupati Rahmat juga mentraktir warga yang sedang mengantre membeli pecel. Suasana lapak pun semakin ramai oleh warga yang antusias.
Usai mengulek bumbu pecel, Bupati Rahmat tidak langsung beranjak meninggalkan lokasi. Ia justru melanjutkan kunjungannya ke sejumlah lapak UMKM lainnya.
Kali ini, giliran pedagang keripik tempe dan es cincau yang mendapat kejutan. Bupati Rahmat memborong dagangan mereka, kemudian membagikannya secara langsung kepada warga yang berada di sekitar lokasi.
Aksi tersebut membuat para pedagang bahagia, bahkan terharu karena dagangan mereka dibeli dalam jumlah banyak.
Salah satunya Unun Rusiah, pedagang es cincau dan keripik tempe. Ia mengaku sangat senang dan tidak menyangka dagangannya akan diborong langsung oleh Bupati Tanah Laut.
“Senang banget, alhamdulillah. Masyaallah, diborong sama Bapak! Terima kasih Bapak Bupati, sehat selalu, panjang umur, bahagia. Pokoknya top, bapaknya ramah banget,” ucap Unun dengan antusias.
Kegembiraan serupa dirasakan Sri Asmorowati, pedagang pecel yang lapaknya menjadi pusat perhatian setelah Bupati Rahmat menerima tantangan mengulek bumbu pecel.
Menurut Sri, kehadiran Bupati yang mau berbaur dengan pedagang dan membeli produk UMKM memberikan manfaat nyata, terutama dalam membantu perekonomian para pelaku usaha kecil.
“Bagi kami pribadi, ini sangat membantu secara ekonomi. Mudahan pian sehat, aman terkendali, dan terus mendukung UMKM. Kami ingin pemimpin yang dekat seperti ini terus ada di tengah masyarakat,” ungkap Sri penuh harap.
Kehangatan interaksi Bupati Rahmat dengan para pedagang bukan kali pertama terlihat. Dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, ia juga kerap menyempatkan diri mengunjungi lapak UMKM di sela-sela kegiatan pemerintahan.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian langsung terhadap pelaku usaha kecil, tidak hanya melalui sapaan dan komunikasi, tetapi juga dengan membeli produk yang mereka jajakan.
Momen sederhana di tengah pelaksanaan TMMD itu pun tidak hanya menghadirkan gelak tawa, tetapi juga menjadi pengalaman berkesan bagi para pedagang yang mendapat perhatian sekaligus manfaat ekonomi dari kunjungan tersebut.
Dari tantangan mengulek bumbu pecel hingga memborong dagangan UMKM, kehadiran Bupati Rahmat meninggalkan cerita hangat bagi para pedagang dan warga Desa Karang Rejo. (Ben)
