PELAIHARI NEWS – SMP Negeri 1 Pelaihari sukses mengawinkan gelar juara kategori putra dan putri dalam ajang Lomba Basket 3×3 jenjang SMP se-Kabupaten Tanah Laut yang berlangsung di GOR Indoor Kijang Mas, Pelaihari, Minggu (18/10/2026).
Pada partai final kategori putra, tim SMPN 1 Pelaihari A berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan rekan satu sekolahnya, SMPN 1 Pelaihari B, yang harus puas menempati posisi runner-up. Sementara itu, posisi juara ketiga diraih SMP IT Syuhada.
Kesuksesan serupa juga ditorehkan tim putri SMPN 1 Pelaihari yang berhasil menundukkan perlawanan SMP IT Assalam di laga final. Adapun posisi ketiga kategori putri diraih SMPN 6 Bati-Bati.
Keberhasilan tersebut memastikan SMPN 1 Pelaihari memborong dua gelar juara sekaligus dalam kompetisi basket antarpelajar tingkat SMP tahun ini.
Ajang yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tanah Laut berkolaborasi dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Tanah Laut ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet basket potensial di Bumi Tuntung Pandang.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Tanah Laut, Arie Irawan, mengatakan kegiatan tersebut telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan.
“Alhamdulillah, tahun ini merupakan tahun ketiga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut mengadakan lomba basket 3×3 jenjang SMP se-Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini merupakan kolaborasi kami dengan Perbasi Tanah Laut,” ujarnya.
Menurut Arie, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan hasil latihan mereka.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membantu Perbasi Tanah Laut dalam menjaring atlet-atlet muda berbakat untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
“Kami ingin memberikan wadah bagi anak-anak untuk berkembang dan menyalurkan kemampuan yang selama ini sudah mereka latih. Selain itu, kami juga mendukung Perbasi dalam mencari, membimbing, dan melatih atlet-atlet potensial,” jelasnya.
Arie berharap para atlet muda yang muncul melalui kompetisi tersebut nantinya dapat memperkuat Tanah Laut dalam berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Ia juga memastikan pihaknya berupaya menjadikan lomba basket 3×3 sebagai agenda rutin setiap tahun.
“Insyaallah, kita agendakan rutin setiap tahunnya. Harapannya, melalui ajang ini akan tumbuh atlet-atlet basket masa depan yang mampu membawa nama baik Tanah Laut,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Perbasi Tanah Laut sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Medi Alfandi, menyampaikan apresiasi kepada Disdikbud Tanah Laut atas dukungan terhadap pengembangan olahraga bola basket di kalangan pelajar.
“Kami dari Perbasi Kabupaten Tanah Laut mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memberikan wadah kepada calon-calon atlet bola basket di Kabupaten Tanah Laut,” katanya.
Medi menjelaskan, kompetisi yang dilaksanakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu, tersebut mendapat antusiasme luar biasa dari peserta maupun masyarakat.
Tidak hanya mendapat dukungan dari para orang tua yang hadir menyaksikan pertandingan, kegiatan ini juga turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Alhamdulillah, antusiasmenya sangat luar biasa. Banyak orang tua yang datang menonton dan UMKM juga memberikan dukungan yang baik,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, kompetisi diikuti 19 tim putra dan 12 tim putri dari berbagai SMP di Kabupaten Tanah Laut.
Lebih lanjut, Medi mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah pemain potensial dari berbagai sekolah selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, para pemain berbakat tersebut berpeluang mendapatkan pembinaan lanjutan melalui program pengembangan atlet Perbasi Tanah Laut.
“Kami sudah melihat potensi dari beberapa sekolah. Bahkan, sejumlah nama pemain hingga pelatih sudah mulai kami jaring untuk dapat dibina lebih lanjut,” ungkapnya.
Medi berharap kerja sama dengan Disdikbud Tanah Laut terus berlanjut sehingga kompetisi basket 3×3 dapat menjadi agenda tahunan sekaligus sarana regenerasi atlet basket daerah.
Melalui kegiatan ini, Disdikbud dan Perbasi Tanah Laut berharap semakin banyak pelajar yang tertarik menekuni olahraga basket serta lahir atlet-atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tanah Laut di tingkat regional maupun provinsi. (Ben)
