PELAIHARI NEWS– Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, mengambil kebijakan taktis yang cepat (gercep) dengan memerintahkan Dinas PUPRP untuk segera menangani runtuhnya gorong-gorong jembatan di jalur alternatif Tambangulang–Banyuirang, tepatnya di Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang.
Bupati Rahmat menegaskan bahwa perbaikan harus segera dilakukan tanpa alasan. Ia menempatkan kenyamanan masyarakat sebagai prioritas utama kebijakan daerah.
“Saya perintahkan Dinas PUPRP Tanah Laut agar segera melakukan perbaikan. Jangan sampai masyarakat jadi tidak nyaman. Selagi masih di bawah kebijakan kabupaten, harus segera kita selesaikan apapun itu alasannya,” tegas Bupati Rahmat.
Menindaklanjuti perintah Bupati, tim Dinas PUPRP Tanah Laut langsung bergerak secara maraton. Perbaikan darurat ini dimulai pada Senin malam (15/12/25) dan berhasil rampung total pada Selasa pagi (16/12/25).
Berkat kesigapan ini, arus lalu lintas di jalur Martadah kini sudah kembali normal dan dapat dilewati oleh kendaraan bermotor roda empat serta jenis kendaraan lainnya.
Langkah cepat yang diperintahkan Bupati ini sangat krusial. Jalur alternatif Martadah merupakan jalur vital di tengah berlangsungnya pekerjaan perbaikan besar di lokasi lain, yaitu Jembatan Batang Banyu di Kecamatan Bati Bati.
Dengan penanganan yang cepat, potensi kemacetan ganda dan penumpukan kendaraan di satu titik berhasil dihindari, menjamin kelancaran aktivitas masyarakat Tanah Laut. (Ben)
