PELAIHARI NEWS — Bupati Tanah Laut (Tala) H. Rahmat Trianto menegaskan bahwa ibu memiliki peran sentral sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga. Pesan tersebut ia sampaikan saat membuka puncak peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Tala yang digelar di Balairung Tuntung Pandang, Senin (1/12/2025).
Dalam sambutannya, Rahmat menekankan bahwa Hari Ibu bukanlah sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk kembali mengingat sejarah panjang perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
“Ibu adalah pendidikan dasar di rumah kita. Tanpa kita sadari, saya berdiri di sini berkat ibu yang membesarkan saya. Rasulullah pun menyebut ‘Ibumu’ sampai tiga kali, menandakan betapa pentingnya jasa seorang ibu,” ujarnya.
Rahmat juga membagikan filosofi hidupnya mengenai “Tiga Ibu” yang ia sebut sebagai penopang utama perjalanan hidup: ibu yang melahirkannya, istri yang melahirkan anak-anaknya, serta putrinya yang kelak melahirkan generasi penerus. Ia mengajak seluruh perempuan di Tanah Laut untuk memulai perjuangan dari rumah, mendidik anak-anak menjadi generasi hebat yang mampu mewujudkan Indonesia Emas sebagaimana visi pembangunan nasional.
Pada kesempatan yang sama, bupati memberikan penghormatan khusus kepada para narasumber yang hadir. Ia menilai kiprah Dr. Hj. Dewi Motik Pramono, M.Si., bukan hanya sebagai pembicara, tetapi sebagai tokoh nasional sekaligus mentor yang banyak memberikan inspirasi dan nasihat dalam kehidupan pribadi maupun berorganisasi.
“Beliau luar biasa. Salah satu pendiri IWAPI, tokoh KOWANI, dan di usia hampir 77 tahun masih terus berkarya untuk negeri. Saya juga bangga menghadirkan Ibu Joy Tobing, istri senior saya,” tuturnya.
Peringatan Hari Ibu tahun ini semakin istimewa dengan hadirnya seminar bertema “Menjadi Wanita Mandiri Tanpa Kehilangan Jati Diri” yang menampilkan dua narasumber nasional: tokoh perempuan Indonesia Dr. Hj. Dewi Motik Pramono, M.Si., serta artis sekaligus figur publik Joy Tobing. Acara berlangsung hangat dan inspiratif, dihadiri para organisasi wanita, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Tanah Laut.
