PELAIHARI NEWS – Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) permanen serentak. Kegiatan ini dipusatkan di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Senin (27/4/2024).
Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara DP3AP2KB, Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Tanah Laut, GOW, serta pihak RSUD Hadji Boejasin sebagai penyedia layanan medis.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat Trianto, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas terlaksananya pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Adapun layanan yang diberikan meliputi Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP).
“Diharapkan dengan adanya pelayanan ini dapat membantu masyarakat dalam hal pengaturan kelahiran serta meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Tanah Laut,” ujar Hj. Dian dalam sambutannya.
Genjot Kepesertaan Kontrasepsi Permanen
Kepala Dinas DP3AP2KB Tanah Laut, Maria Ulfah, melaporkan bahwa meski angka Total Fertility Rate (TFR) Tanah Laut berada di posisi stabil yakni 2,21 (sesuai target nasional), namun kepesertaan masyarakat terhadap metode kontrasepsi permanen masih perlu dioptimalkan.
“MOW dan MOP bertujuan mengendalikan angka kelahiran. Saat ini akseptor yang memilih MKJP masih belum optimal, sehingga kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata untuk meningkatkan angka tersebut,” jelas Maria Ulfah.
Rincian Akseptor dan Apresiasi Pemerintah
Berdasarkan data laporan, tercatat sebanyak 22 orang akseptor yang mendapatkan layanan hari ini, yang terdiri dari:
• MOW (20 Orang): Berasal dari Kecamatan Pelaihari (6), Batu Ampar (4), Bati-Bati (5), Bajuin (3), Jorong (1), dan Tambang Ulang (1).
• MOP (2 Orang): Berasal dari Kecamatan Pelaihari (1) dan Takisung (1).
Sebagai bentuk penghargaan dan dukungan bagi keluarga, para akseptor menerima uang ganti hidup sebesar Rp450.000 serta paket sembako senilai Rp1.000.000.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua GOW Tanah Laut Hj. Wiwi Zazuli, Direktur RSUD Hadji Boejasin drg. Budi Rukhiyat, perwakilan BKKBN, serta para Kepala SKPD terkait.
