PELAIHARI NEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Laut, Giyarti, kembali turun ke tengah masyarakat guna melaksanakan kewajiban konstitusionalnya melalui kegiatan Reses. Agenda ini bertujuan untuk menjaring aspirasi langsung dari masyarakat di daerah pemilihannya.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (27/4/2026) ini digelar di Desa Sungai Jelai, Kecamatan Tambang Ulang. Kehadiran legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4—yang meliputi Kecamatan Bati-Bati dan Tambang Ulang—tersebut turut didampingi oleh Ketua DPD Nasdem Tanah Laut, Joko Pitoyo.
Pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan ini disambut antusias oleh puluhan warga. Mereka telah menantikan kesempatan untuk berdialog dan menyampaikan berbagai keluhan serta kebutuhan pembangunan di desa mereka.
Fokus pada Infrastruktur dan Pertanian
Dalam dialog terbuka tersebut, masyarakat Desa Sungai Jelai menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang mencakup berbagai sektor, mulai dari infrastruktur dasar hingga pemberdayaan ekonomi warga.
“Tadi kami mendapatkan beberapa usulan dari masyarakat, di antaranya ada pengajuan drainase, pembangunan jalan, usulan dari kelompok Habsy, Kelompok Tani, hingga pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik,” ujar Giyarti seusai kegiatan.
Aspirasi tersebut dinilai krusial bagi warga setempat, terutama untuk menunjang aktivitas pertanian dan keamanan lingkungan saat malam hari.
Komitmen Kawal Aspirasi
Menanggapi banyaknya usulan tersebut, Giyarti menyatakan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan harapan warga di meja parlemen. Ia menegaskan akan berupaya maksimal agar usulan masyarakat Desa Sungai Jelai masuk dalam rencana pembangunan daerah.
“Mudah-mudahan dari beberapa usulan tadi, kami sebagai anggota DPRD mewakili Dapil 4 akan berusaha semaksimal mungkin memperjuangkan apa yang diharapkan warga Desa Sungai Jelai khususnya,” tegasnya.
Meski demikian, Giyarti juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai skala prioritas anggaran daerah. Ia meminta pengertian warga bahwa tidak semua usulan dapat direalisasikan secara serentak dalam satu waktu.
“Kami juga minta pengertian dari semua warga kalau setiap usulan dan aspirasi ini tidak bisa terealisasi semuanya (sekaligus). Namun, satu atau dua usulan prioritas akan terus kami perjuangkan,” pungkas Giyarti.
Kegiatan reses ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama warga sebagai bentuk kedekatan antara wakil rakyat dengan konstituennya. (Ben)
