PELAIHARI NEWS – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) sukses menggelar aksi Panen Padi Serentak di 11 titik kecamatan pada Senin (13/7/2026). Langkah masif ini digerakkan sebagai upaya nyata memotivasi para petani sekaligus mendongkrak capaian sektor pangan di bumi Tuntung Pandang.
Aksi panen raya secara simbolis dipusatkan di Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau. Menggunakan combine harvester, Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, ikut naik langsung ke atas mesin pemanen untuk menyaksikan pemotongan padi di lahan pertanian yang telah sukses menerapkan Indeks Pertanaman (IP) 200.
Mayoritas Titik Sukses IP 200, Hasil Ubinan Memuaskan
Kepala Distanhorbun Tala, Ir. M. Faried Widyatmoko, melaporkan bahwa dari 11 titik lokasi panen serentak, 10 di antaranya telah berhasil menerapkan IP 200 atau dua kali tanam dalam setahun.
Hanya ada satu lokasi yang masih menerapkan IP 100, yakni di Desa Panyipatan, karena berada di kawasan lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) baru. Meski baru pertama kali tanam, hasil ubinan di lokasi tersebut justru mencatatkan angka tertinggi, yaitu mencapai 6,6 ton per hektar dengan varietas Inpari 32.
Sementara untuk wilayah lain, hasil ubinan juga menunjukkan tren positif. Di Dusun Lok Serapang (Kecamatan Pelaihari) mencatatkan hasil 5,9 ton per hektar, dan di Desa Maluka Baulin (Kecamatan Kurau) mencapai 5,82 ton per hektar.
Keberhasilan produktivitas ini turut didukung oleh penggunaan kombinasi varietas unggul nasional seperti Inpari 32 dan Inpari 49, serta varietas lokal unggul berumur pendek yang digemari masyarakat seperti Siam Lani dan Siam Ernos. Peningkatan indeks pertanaman ini terbukti tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, melainkan juga mendukung kesejahteraan para petani.
Progres Positif Menuju Puncak Panen Raya
Berdasarkan data data riil dari Distanhorbun Tala, progres produksi padi sejak periode Januari hingga Juni 2026 mencatatkan luas tanam sebesar 29.911 hektar dan luas panen 25.671 hektar, dengan total capaian produksi sebesar 99.627 ton.
Pemerintah daerah optimis capaian ini akan terus melonjak mengingat puncak panen raya musim tanam tahun ini diperkirakan baru akan berlangsung pada bulan Agustus hingga awal September nanti.
Bupati Bidik Target 200 Ribu Ton dan Dorong IP 300
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menegaskan target besar daerah untuk mampu menembus total produksi sebanyak 200.000 ton padi. Target ini dinilai sangat realistis melihat potensi lahan pertanian di Tanah Laut yang masih sangat luas.
Menurut Bupati, Tanah Laut sebenarnya memiliki potensi lahan tanam padi mencapai 57.000 hektar, sementara saat ini yang termanfaatkan baru sekitar 50.000 hektar. Melalui gerakan kerja bersama, target kenaikan produksi tersebut akan dikejar secara maksimal.
Apalagi saat ini daerah juga mendapat sokongan kuat lewat program penambahan area tanam dari kementerian pusat, seperti program Optimasi Lahan (Opla) serta Cetak Sawah Rakyat (CSR).
Lebih lanjut, H. Rahmat Trianto mengharapkan seluruh kelompok tani di Kabupaten Tanah Laut bisa terus solid mempertahankan kekompakan di lapangan. Dengan begitu, setelah kesuksesan panen kedua (IP 200) ini, para petani didorong untuk bisa segera bersiap mengejar target pertanaman ketiga atau IP 300 demi hasil pertanian yang melimpah. (Ben)
