PELAIHARI NEWS – Suasana santai usai kegiatan lari pagi, Rabu (16/9/2026), diwarnai momen menarik di Desa Atu Atu. Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, mendadak mampir dan menyambangi lokasi budidaya Maggot atau belatung dari jenis lalat hitam bernama Black Soldier Fly milik Heri Winardi, founder Komunitas Pengelola Sampah Organik Sinergi (Kopasos).
Kehadiran orang nomor satu di Tanah Laut ini murni karena rasa tertarik terhadap pemanfaatan sampah organik yang diolah menjadi sesuatu yang bernilai produktif.
”Kenapa saya sangat tertarik? Karena Pak Heri ini sangat memanfaatkan sampah-sampah organik yang digunakan untuk bahan makanan dalam kegiatan budi daya lalat, dan lalat itu sendiri dimanfaatkan untuk pakan-pakan ternak dan lain-lain sebagainya,” ungkap Bupati Rahmat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rahmat menyempatkan diri mengamati secara langsung proses demi proses dari budidaya lalat di Desa Atu Atu tersebut, mulai dari fase lalat kawin dan bertelur, hingga fase larva yang tumbuh membesar menjadi pupa atau kepompong.
Menurutnya, setiap fase perubahan dalam siklus hidup lalat ini memiliki fungsi ekologis dan ekonomis yang luar biasa:
●Penyelesaian Sampah Organik:
Sampah-sampah rumah tangga dimanfaatkan secara maksimal sebagai makanan bagi larva.
●Pakan Ternak Alternatif: Siklus perubahan larva menuju pupa yang mengeras bisa diolah menjadi pelet berkualitas untuk pakan ikan dan ternak lainnya.
●Makna Penciptaan: “Sangat luar biasa bagi saya suatu apa-apa yang diciptakan oleh Allah Subhanahu wa taala memang ternyata memiliki makna dari siklus kehidupan lalat ini saja begitu banyak makna yang bisa kita manfaatkan, baik dari perkembangan makhluk hidup maupun manfaat bagi lingkungan kita,” tuturnya takjub.
Apresiasi Hangat dari Kopasos Heri Winardi atau yang akrab disapa Kang Heri selaku founder Kopasos menyambut hangat kehadiran sang Bupati di tempat usahanya yang berlokasi di Desa Atu Atu. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan terhadap komunitas pengelola sampah yang dirintisnya.
”Saya founder dari Kopasos mengucapkan ucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Bupati ke tempat kami,” ujar Heri.
Kang Heri berharap, kedatangan Bupati Rahmat bisa menjadi dorongan semangat sekaligus memberikan masukan serta koreksi agar ke depannya usaha pengelolaan sampah organik yang mereka jalankan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.
”Mudah-mudahan bisa memberikan input koreksi bagi kami untuk kedepannya, sehingga usaha kami di dalam pengelolaan sampah organik ini lebih bermanfaat bagi orang banyak,” tutupnya. (Ben)
