PELAIHARI NEWS– Ujian Munaqasyah bagi ribuan santri Taman Kanak-Kanak/Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK/TPA) se-Kabupaten Tanah Laut resmi berakhir pada Minggu (12/7/2026) kemarin. Kegiatan yang digelar oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Tanah Laut ini berjalan lancar di 11 kecamatan.
Pjs Ketua Umum DPD BKPRMI Tanah Laut, H. Muhammad Wahyudi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas selesainya seluruh rangkaian ujian tersebut.
”Alhamdulillah, pelaksanaan munaqasyah sudah selesai di 11 kecamatan se-Kabupaten Tanah Laut. Kami dari DPD BKPRMI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para munaqis (penguji) dan pengurus Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) yang telah bekerja keras,” ujar Wahyudi.
Ia juga menyampaikan penghargaan tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, khususnya Bagian Kesra Setda yang telah memfasilitasi kegiatan ini, serta dukungan penuh dari Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto.
Setelah rampungnya ujian ini, pihak DPD BKPRMI Tala akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi tersebut mencakup persentasi kelulusan santri dengan nilai maksimal, catatan khusus bagi peserta, hingga evaluasi metode pengajaran serta efektivitas modul yang digunakan oleh para ustaz dan ustazah di unit TK/TPA.
”Kegiatan munaqasyah ini bukan sekadar ajang ujian, tapi menjadi acuan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan santri dalam menyerap pembelajaran agama. Insyaallah, setelah ini kami akan melanjutkan persiapan untuk agenda wisuda serta Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) di tingkat kabupaten,” tambah Wahyudi sambil memohon maaf jika masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tahun ini.
Informasi Tambahan & Kilas Balik Pelaksanaan
Sebagai informasi, Ujian Munaqasyah tahun ini diikuti oleh total 1.685 santri dari berbagai penjuru Bumi Tuntung Pandang. Mengingat besarnya animo kepesertaan, pelaksanaan ujian dibagi menjadi beberapa gelombang yang dimulai sejak Minggu (5/7/2026) lalu di Kecamatan Pelaihari, Bajuin, Panyipatan, Tambang Ulang, dan Bati-Bati, sebelum akhirnya dituntaskan pada gelombang kedua tanggal 11 dan 12 Juli 2026 di kecamatan tersisa.
Ujian ini merupakan standardisasi penting untuk mengukur kemampuan santri yang meliputi:
- Baca tulis Al-Qur’an
- Hafalan surah-surah pendek dan ayat-ayat pilihan
- Praktik gerakan serta bacaan salat
Hasil dari munaqasyah ini menjadi penentu kelulusan santri untuk dapat mengikuti prosesi wisuda. DPD BKPRMI Tanah Laut menargetkan acara Wisuda Santri akan dilaksanakan secara serentak se-Kabupaten Tanah Laut pada bulan Agustus 2026 mendatang. (Ben)
