PELAIHARI NEWS – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berkomitmen memperluas jaring pengaman sosial bagi para pekerja, khususnya di sektor informal. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, saat menghadiri Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 di Aula Harmoni Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Senin (04/05/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyoroti nasib pekerja rentan seperti tukang bangunan, nelayan, hingga pengemudi ojek online.
Fokus pada Perlindungan Pekerja Informal
Dalam sambutannya, Bupati Rahmat Trianto mengungkapkan keprihatinannya terhadap para pekerja yang seringkali tidak memiliki perlindungan saat menghadapi risiko kecelakaan kerja atau jatuh sakit.
Saya melihat banyak kawan-kawan kita yang saat sakit atau kecelakaan tidak tercover. Karena itu, saya bertekad agar pekerja informal seperti tukang bangunan dan nelayan bisa mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Bupati.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Tanah Laut menargetkan peningkatan signifikan jumlah penerima bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan. Dari angka 25 ribu peserta saat ini, pemerintah menargetkan 50 ribu pekerja informal akan tercover ke depannya.
Penyerahan Santunan Hingga Ratusan Juta Rupiah
Acara tersebut diwarnai dengan momen haru saat penyerahan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia kepada ahli waris almarhum Rudianoer, seorang penjaga malam. Total santunan yang diberikan mencapai Rp323.817.305, yang mencakup biaya pengobatan, santunan kematian, serta beasiswa pendidikan untuk dua orang anak almarhum hingga perguruan tinggi.
Ismawati, istri almarhum Rudianoer, tak kuasa menahan tangis saat menerima bantuan tersebut secara simbolis.
“Ulun (saya) terima kasih Pak ai atas bantuannya, beasiswa anak ulun sampai selesai sekolah tinggi. Ulun kada menyangka dapat bantuan sebesar ini,” ucapnya dalam bahasa Banjar yang kental.
Senada dengan itu, Fahrul Raji, seorang driver ojek online yang menerima kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan gratis, turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati atas pemberian BPJS-nya kepada kami buruh lepas. Semoga ini bermanfaat bagi para buruh di Tanah Laut,” ungkapnya.
Sinergi Menuju Tanah Laut Maju
Selain memberikan jaminan sosial, Bupati juga mengajak perusahaan-perusahaan di Tanah Laut untuk lebih transparan dalam sistem pengupahan dan memperkuat sinergi dengan serikat pekerja seperti SBSI, SPSI, dan organisasi pengusaha (APINDO).
Di akhir acara, selain penyerahan kartu BPJS secara simbolis, Pemkab Tanah Laut juga membagikan 50 paket sembako kepada anggota serikat pekerja sebagai bentuk syukur dan apresiasi atas kontribusi buruh dalam pembangunan daerah.
