PELAIHARI NEWS– Kawasan objek wisata Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, menjadi pusat perhatian pada Minggu pagi (19/04/2026). Ratusan peserta memadati lokasi untuk mengikuti jalan sehat dan senam bersama dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus Hari Kartini ke-147.
Momen utama dalam kegiatan ini adalah peluncuran gerakan Gema Darling Tala (Gerakan Remaja Sadar Lingkungan Kabupaten Tanah Laut). Inovasi ini diinisiasi untuk membangun karakter dan kepedulian lingkungan bagi generasi muda di Bumi Tuntung Pandang.
Membentuk Agen Perubahan Sejak Dini
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa Gema Darling Tala menyasar remaja usia SMP hingga SMA sebagai fase krusial pembentukan pola pikir.
“Kami ingin adik-adik ini menjadi agen perubahan, minimal di lingkungan keluarga mereka sendiri. Mereka akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyosialisasikan isu lingkungan, kesehatan, hingga pendidikan,” ujar Hj. Dian Rahmat. Ia juga menekankan pentingnya praktik langsung di lapangan, seperti aksi bersih-bersih pantai yang dilakukan usai seremonial peluncuran.
Bupati: Inovasi Harus Memiliki Feedback
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, yang meluncurkan gerakan tersebut dengan pelepasan burung merpati, memberikan catatan penting dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa inovasi yang banyak diciptakan oleh instansi pemerintah harus memberikan timbal balik (feedback) yang jelas kepada masyarakat.
“Saya berterima kasih atas inovasi ini, tapi saya mengharapkan inovasi bukan hanya sebagai simbol atau tulisan. Kita punya banyak inovasi di Tanah Laut, tapi kita sering lupa apakah ada imbal baliknya. Saya minta instansi terkait segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) agar gerakan ini tercatat resmi dan berkelanjutan hingga ke kementerian pusat,” tegas Bupati.
Sebagai aksi nyata, Bupati berencana menggerakkan seluruh sekolah, mulai dari SMP, SMA, SMK, hingga pesantren di wilayah Kecamatan Panyipatan untuk melakukan aksi bersih lingkungan di Desa Batakan pada minggu mendatang.
Karakter Anak di Tengah Gempuran Teknologi
Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti tantangan mendidik anak di era digital. Menurutnya, kesadaran lingkungan sangat berkaitan dengan adab dan etika yang mulai tergerus oleh ketergantungan pada gawai.
“Anak-anak kita saat ini mungkin lebih kenal dengan Mobile Legends daripada sadar lingkungan. Padahal, adab, etika, dan akhlak itu lebih utama. Orang lahir dari kebiasaan yang ada di lingkungannya, maka lingkungan itu yang harus kita jaga bersama,” tambah H. Rahmat Trianto.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara Ketua TP PKK dengan para siswa serta pembagian berbagai hadiah menarik bagi peserta jalan santai. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan karakter remaja Tanah Laut yang lebih peduli terhadap alam dan etika sosial. (Ben)
