PELAIHARI NEWS – Warga Desa Ujung Baru, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, dikagetkan dengan peristiwa penemuan mayat seorang pria berinisial HN (35) yang diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dapur rumahnya, Sabtu (1/8/2026) sore.
Peristiwa nahas tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.15 WITA. Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya sendiri, S (26).
Kapolres Tanah Laut melalui Wakapolsek Bati-Bati, Iptu Sugiarto, saat dikonfirmasi media ini membenarkan adanya kejadian penemuan mayat tersebut.
”Benar, telah ditemukan seorang pria dewasa dalam keadaan meninggal dunia di area dapur rumah korban di Desa Ujung Baru. Anggota kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” ujar Iptu Sugiarto.
Kronologi Kejadian
Iptu Sugiarto menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban bersama istrinya sempat tidur siang bersama. Namun, di tengah istirahatnya, sang istri terbangun usai mendengar suara dentuman keras seperti jerigen terbentur atau tertendang dari arah dapur.
Saat mendatangi sumber suara, S terkejut mendapati suaminya sudah dalam posisi tergantung seutas tali. Dalam upaya menyelamatkan sang suami, S langsung menurunkan tubuh korban ke lantai dan berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Warga setempat bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Bati-Bati yang tiba di lokasi segera memeriksa kondisi korban. Namun, korban dinyatakan sudah meninggal dunia dengan luka bekas jeratan di bagian leher.
”Dari hasil pemeriksaan medis awal di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka lain pada tubuh korban selain bekas jeratan tali di leher,” tambah Wakapolsek.
Amankan Barang Bukti dan Penolakan Autopsi
Di lokasi kejadian, personel Polsek Bati-Bati mengamankan sejumlah barang bukti berupa seutas tali, satu celana pendek warna hitam, serta sebuah jerigen tangki yang diduga digunakan korban sebagai pijakan kaki.
Usai pemeriksaan di tempat kejadian perkara, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Pelaihari atas permintaan pihak keluarga.
”Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan resmi untuk tidak dilakukan prosedur autopsi,” tutup Iptu Sugiarto.
Disclaimer Redaksi:
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami depresi, tekanan mental, atau memiliki pemikiran untuk mengakhiri hidup, segera berkonsultasi ke pihak profesional seperti psikolog, psikiater, atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Doa untuk Almarhum & Keluarga:
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Redaksi Pelaihari News turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga almarhum mendapatkan ampunan dari Allah SWT, dilapangkan kuburnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan lahir dan batin. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.”
