PELAIHARI NEWS — Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, secara resmi melantik 100 orang Dewan Hakim, Juri, dan Panitera Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-48 Tingkat Kabupaten Tanah Laut. Pelantikan yang ditandai dengan pemasangan toga ini berlangsung di Aula MAN Tala, Pelaihari, Sabtu (19/9/2026).
Acara pelantikan tersebut juga dirangkai dengan kegiatan orientasi bagi dewan hakim dan panitera guna meningkatkan wawasan, objektivitas, profesionalisme, serta independensi dalam memberikan penilaian lomba.
Dalam arahannya, Bupati H. Rahmat Trianto menegaskan bahwa dewan hakim memiliki peran dan kewenangan strategis untuk memimpin, menilai, serta menetapkan hasil perlombaan secara adil. Ia meminta agar seluruh unsur dewan hakim menanggalkan sikap subjektif seperti ikatan kesukuan atau persaudaraan demi menjaga kemurnian penilaian.
”Kita hilangkan dulu ada rasa kesukuan, persaudaraan, tapi objektivitas dari keahlian dari tiap-tiap lomba yang diperlombakan dalam MTQ ke-48 ini yang diutamakan,” ujar Bupati Rahmat di hadapan para peserta pelantikan.
Bupati juga mengingatkan bahwa esensi utama penyelenggaraan MTQ adalah syiar Islam. Melalui bacaan Al-Qur’an yang sesuai dengan kaidah ilmu, diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat luas terhadap kitab suci.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru serta tokoh agama yang sudi meluangkan waktu dan mendedikasikan diri demi kesuksesan ajang keagamaan ini.
Inovasi Orientasi Berbasis Cabang Lomba
Sementara itu, Ketua 1 LPTQ Tanah Laut sekaligus Pengawas Dewan Hakim, H. Muhammad Wahyudi, menjelaskan bahwa pelantikan tahun ini, khususnya pada sesi orientasi, menghadirkan pendekatan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
”Kalau tahun kemarin kita orientasi secara umum dan massal, namun hari ini kita lebih fokus. Panitia telah menyiapkan sembilan ruang tempat pembekalan dewan hakim agar bisa menyamakan persepsi dan penilaian,” ungkap Wahyudi.
Ia merinci, total 100 orang yang dikukuhkan terdiri dari dewan pengawas, dewan hakim, sekretaris, koordinator cabang lomba, hingga panitera. Para petugas ini direkrut berdasarkan kualifikasi dan kompetensi mumpuni, yang berasal dari pengurus LPTQ tingkat provinsi, kabupaten, hingga kecamatan.
Jadwal dan Cabang Lomba MTQ Nasional ke-48 Tala
Berdasarkan informasi yang dihimpun, MTQ Nasional ke-48 Tingkat Kabupaten Tanah Laut akan resmi digelar pada 21–23 September 2026 di Lapangan Ponpes Noor Hasyim Matah, Kecamatan Pelaihari.
Tahun ini, ajang bergengsi tersebut mengusung tema: “Bersama Cinta Al Qur’an Menuju Generasi Emas Nang Simpun Bakamajuan”.
Sebanyak 9 cabang lomba utama ditambah 1 kegiatan pendukung siap dipertandingkan, meliputi:
1. Tilawah Al-Qur’an (Dewasa, Remaja, Anak-Anak, Cacat Netra, Murottal)
2. Qira’at Al-Qur’an (Sab’ah Mujawwad Dewasa, Sab’ah Murattal Dewasa, Sab’ah Murattal Remaja)
3. Tahfizul Qur’an (1 & 5 Juz + Tilawah, 10, 20, dan 30 Juz)
4. Syarhil Qur’an
5. Fahmil Qur’an
6. Kaligrafi (Naskah, Mushaf, Dekorasi, Kontemporer)
7. Tafsir Al-Qur’an (Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Inggris)
8. Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ)
9. Tahfizul Hadits (100 Hadits dengan Sanad, 500 Hadits tanpa Sanad)
+ Pawai Ta’aruf
Dengan kesiapan matang para dewan hakim serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, ajang MTQ ke-48 ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit qari dan qariah unggul yang mengharumkan nama Kabupaten Tanah Laut di tingkat yang lebih tinggi. (Ben)
