PELAIHARI NEWS –Golden Deer Esport Community mengelar turnamen esport di Taman 0 KM Pelaihari. Bertajuk Tala Youth Championship 2024 #hanya1sangjuara, turnamen ini mempertandingkan Mobile Legend Bang Bang dan eFootball.
Turnamen olahraga elektronik tersebut dibuka langsung oleh pembina Golden Deer Esport, H. Rahmat Trianto didamping H. Muhammad Zazuli, Sabtu (9/1/24) malam.

Pembukaan Tala Youth championship dihadiri Ketua ESI (Esport Indonesia) Tala, Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Tala, para pembina Golden Deer Espost dan peserta.
Dalam sambutannya, H. Rahmat Trianto berharap melalui ajang ini dapat mewujudkan atlet atlet yang bisa diorbitkan, bukan hanya di level kabupaten, provinsi tapi nasional dan internasional.
Rahmat juga mengharapkan kegiatan ini membawa keberkahan untuk semua, sebagai ajang prestasi dan mendapat nilai positif.
“Kita tahu saat ini perkembangan situasi digitalisasi, kita manfaatkan ke hal-hal yang positif, bukan ke hal-hal yang negatif seperti pornografi, judol dan narkoba,” pesannya.
Selesai pembukaan, Ketua ESI Tala, H. Muhammad Rahmat Hidayat mengaku sangat bangga dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tournament ini.
“Karena seyogyanya, ketika turnamen ini dilaksanakan, maka tentu antusiasme masyarakat terhadap olahraga E Sport ini semakin tinggi dan minati oleh banyak orang,” ujarnya.
Rahmat menambahkan, bahwa ESI adalah organisasi induk cabang olahraga esport dibawah naungan KONI, dimana ESI didikan pada tahun 2021, yang diketuai langsung oleh Jenderal Polisi (Purn) Prof. Budi Gunawan, S.H., M.Si. Maka dari itu, PB ESI memiliki aturan yang mutlak dan harus dijalankan, aturan ini mengatur segala bagian-bagian yang ada di dalam Esport contoh kecilnya.
“Ada pihak tertentu yang menyelenggarakan event atau tournament tanpa seizin atau sepengetahuan pihak ESI, hal tersebut dapat dijatuhi hukuman misalnya sanksi administrasi atau pembubaran saat acara berlangsung. Dan ESI sendiri dapat menjalin kerjasama dengan aparat penegak hukum,” ungkapnya.
Dengan adanya aturan tersebut kata Rahmat, cabang olahraga esport ini tidak bisa dikatakan cabor ecek-ecek yang tidak mempunyai tujuan, tapi cabor ini adalah cabor yang legal dan mempunyai arah serta tujuan yang akan dicapai sehingga memberikan dampak baik bagi kalangan masyarakat.
“Adanya ESI ini diharapkan mampu membantu pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan serta mengembangkan ekosistem Esport di Tanah Laut dan semua ini akan tercapai apabila kita sadar betul akan pentingnya kemajuan era teknologi informasi seperti yang kita rasakan saat ini, dimana aktivitas manusia saat ini tidak luput dengan benda yang bernama smartphone, semua akses bisa kira raih dengan jempol jemari kita. Untuk itu ESI Tala hadir untuk mewadahi para kawula muda, dewasa ataupun yang sudah ber umur untuk bersama-sama memanfaatkan fasilitas yang sudah ada ini,” jelasnya.
“Game mobile ini sifatnya dinamis dapat dimainkan atau diminati oleh semua kalangan baik muda tua pria ataupun perempuan. Tidak memandang usia, tidak memandang gender, tidak memandang ras ataupun warna kulit, semua bisa bermain game mobile tanpa adanya larangan asal mempunyai smartphone. Itulah kebhinekaan dalam dunia Game Mobile,” pungkasnya.
Sebagai informasi, lomba Mobile Legend Bang Bang diikuti 32 Tim, dan E Football 32 peserta. Total hadiah yang diperebutkan 15 juta rupiah. Turnamen berlangsung dari tanggal 8 sampai 10 Nopember 2024. (Red)
