PELAIHARI NEWS – Bupati dan Wakil Bupati Tanah Laut beserta istri resmi dikukuhkan sebagai Orang Tua Asuh Gerakan Cegah Stunting (Genting) di Gedung Serantang Seruntung, Rabu (14/5/2025)
Dalam momen ini, Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto beserta istri H Dian Rahmat kemudian Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli beserta istri Wiwie Sasmita mengemban amanah baru untuk mengentaskan stunting di Kabupaten Tanah Laut.
“Stunting ini termasuk program khusus selama pemerintahan kami, dan ini menjadi motivasi untuk bergerak mengentaskan stunting demi menciptakan generasi emas 2045,” ujar H Rahmat dalam sambutannya.
Di samping itu, H Rahmat Trianto juga mengingatkan seluruh SKPD di Tanah Laut yang termasuk dalam satuan kerja pengentasan stunting untuk memperbaiki data.
“Saya ingatkan kepada SKPD yang terkait untuk memperbaiki data supaya kita bisa mengambil langkah yang akurat untuk menekan angka stunting di Kabupaten Tanah Laut,” tegas H Rahmat.
Sebagai informasi, angka stunting di Tanah Laut pada tahun 2024 berdasarkan survei Status Gizi Indonesia (SGI) ada pada angka 19,8%. Sementara angka prevalensi (terindikasi) stunting ada pada angka 13,2-32,4 %.
Berdasarkan data dari Pencatatan Dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-Ppgbm) pada bulan April 2025, didapat data ada 1.546 dari 25.050 (6,1%) anak di yang terindikasi stunting di empat wilayah yakni Jorong, Bati-Bati, Panyipatan dan Pelaihari.
Artinya, prevalensi stunting di Kabupaten Tanah Laut mengalami penurunan yakni jatuh pada angka 6 persen saja di banding tahun sebelumnya.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tanah Laut juga sudah melakukan audit stunting di wilayah tersebut pada tahun 2024, terkecuali Panyipatan yang saat ini audit stuntingnya masih berlangsung.
