PELAIHARI NEWS– Bupati Tanah Laut (Tala) H Rahmat Trianto secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut di Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Selasa (13/10/2026).
Pembukaan yang berlangsung di halaman SDN 4 Jorong tersebut turut dihadiri Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Roy Fahrul Rozi, Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan selaku Dansatgas TMMD ke-130, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, para camat, serta tokoh agama.
Program TMMD yang dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026 ini, menjadi salah satu bentuk sinergi TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dalam pelaksanaannya, TMMD ke-130 menyasar sejumlah pembangunan fisik, di antaranya perkerasan jalan sepanjang 1.000 meter dengan lebar 4,5 meter, pemasangan siring sepanjang 104 meter, pembangunan satu titik box culvert, serta satu unit jembatan.
Selain sasaran utama tersebut, program ini juga mencakup rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), renovasi rumah ibadah dan tempat wudhu, pembangunan serta rehabilitasi MCK, penyediaan air bersih melalui sumur bor, kegiatan ketahanan pangan, pembersihan lingkungan, hingga penanaman 200 pohon.
Bupati Apresiasi Peran TNI dalam Percepatan Pembangunan
Usai membuka kegiatan, Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1009/Tanah Laut, yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan.
Menurutnya, program TMMD memiliki tujuan penting dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur.
“Pertama, saya selaku bupati mengucapkan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 1009 Tanah Laut, karena bisa bersama-sama membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan,” ujarnya.
Rahmat menegaskan, kehadiran TMMD sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam menjangkau kebutuhan pembangunan yang belum sepenuhnya dapat diakomodasi melalui program pemerintah kabupaten.
Ia berharap kerja sama yang telah terjalin antara TNI dan Pemkab Tanah Laut tidak hanya berhenti pada pelaksanaan TMMD kali ini, tetapi terus berlanjut dalam mendukung pembangunan daerah.
“Harapan kami ke depan, apa-apa yang tidak bisa dijangkau oleh kegiatan-kegiatan yang sifatnya di pemerintah kabupaten, maka bisa dibantu oleh kawan-kawan dari TNI,” ungkapnya.
Menurut Rahmat, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pembangunan, terutama pada sektor infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Semoga sinergi kerja sama ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus berlanjut untuk pembangunan Tanah Laut ke depan,” harapnya.
Kasrem 101/Antasari: TMMD Juga Menyentuh Kebutuhan Dasar Warga
Sementara itu, Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Roy Fahrul Rozi menjelaskan bahwa TMMD merupakan bagian dari operasi bakti TNI Angkatan Darat yang bertujuan membantu pemerintah daerah dalam pembangunan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Ia menyebutkan, sasaran TMMD terbagi menjadi dua bagian utama, yakni sasaran pokok berupa pembangunan infrastruktur dan sasaran tambahan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“TMMD ini merupakan operasi bakti TNI, khususnya Angkatan Darat. Sasaran pokok pada program ke-130 ini adalah infrastruktur, khususnya jalan dan pembuatan jembatan,” jelasnya.
Selain pembangunan jalan dan jembatan, Kasrem mengungkapkan adanya penambahan sejumlah sasaran pembangunan berkat dukungan pemerintah daerah.
Berdasarkan laporan terakhir dari Dandim dan Satgas TMMD, pembangunan sumur bor direncanakan di lima titik. Sementara rehabilitasi rumah tidak layak huni mendapat tambahan lima unit sehingga totalnya menjadi enam unit.
“Terakhir tadi laporan dari Pak Dandim dan Satgas, untuk pengeboran itu dilakukan di lima titik. Kemudian juga ada tambahan yaitu RTLH menjadi lima titik sehingga totalnya enam titik,” terangnya.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-130 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat.
Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, pertanian, peternakan, kehutanan, bahaya narkoba, hingga kesehatan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kasrem pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut beserta seluruh jajaran yang telah mendukung terlaksananya program TMMD tersebut.
Bupati dan Rombongan Tinjau Sasaran Pembangunan
Usai rangkaian pembukaan, Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto bersama Kasrem 101/Antasari, Dansatgas TMMD ke-130, serta unsur Forkopimda melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung sejumlah sasaran pembangunan di Desa Karang Rejo.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi lokasi yang menjadi sasaran program TMMD sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan pembangunan fisik yang telah direncanakan.
Sementara itu, suasana pembukaan TMMD juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pelayanan masyarakat di sekitar halaman SDN 4 Jorong.
Sejumlah layanan yang dihadirkan antara lain perpustakaan keliling, pelayanan perpanjangan SIM oleh Polres Tanah Laut, donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI), khitanan massal, hingga bazar murah.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan paket sembako kepada sejumlah warga kurang mampu dan masyarakat yang membutuhkan.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-130 ini, kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses infrastruktur, memenuhi kebutuhan dasar, serta mendorong pembangunan desa yang lebih merata dan berkelanjutan. (Ben)
