PELAIHARI NEWS — Pemandangan berbeda sekaligus menyegarkan mewarnai peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Kabupaten Tanah Laut (Tala). Halaman Kantor Bupati Tala di tampak dipadati oleh ratusan pelajar pada Senin (1/6/2026) pagi.
Mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga bangku perguruan tinggi sengaja dilibatkan dalam jumlah yang jauh lebih banyak dari biasanya untuk mengikuti jalannya upacara bendera secara langsung.
Tanamkan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, yang bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara menegaskan, pengenalan nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme tidak boleh hanya menjadi teori mati di dalam ruang kelas. Menurutnya, generasi muda harus diberikan pengalaman langsung agar nilai-nilai kebangsaan tersebut bisa dihayati sejak dini.
Bupati berharap, melalui keterlibatan aktif ini, makna Pancasila dapat dirasakan secara nyata dan tertanam kuat di dalam jiwa para generasi penerus daerah.
Momen Hangat: Bupati Diserbu Ribuan Pelajar Usai Upacara
Suasana formal kedinasan seketika berubah mencair dan penuh keceriaan usai upacara selesai digelar. Alih-alih langsung meninggalkan lokasi untuk kembali ke ruang kerja, Bupati H. Rahmat Trianto justru memilih berjalan kaki berbaur dan menghampiri barisan para pelajar.
Sontak, kehadiran orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini langsung disambut antusias dan meriah. Gelak tawa pecah saat anak-anak sekolah ini berebut untuk bersalaman, mengajak foto bersama, hingga secara spontan curhat mengenai cita-cita mereka.
Menariknya, sejumlah siswa bahkan memanfaatkan momen langka tersebut untuk meminta doa secara langsung kepada bupati agar kelak bisa menjadi orang sukses. Dengan penuh kehangatan, H. Rahmat menyambut permintaan itu, mengusap kepala anak-anak sembari memberikan suntikan motivasi dan doa tulus.
Membentuk Karakter Menghadapi Tantangan Zaman
Melalui momen penuh keakraban ini, Bupati berharap semangat Pancasila tidak lagi dipahami sekadar sebagai konsep tahunan. Nilai-nilai luhur seperti gotong royong, toleransi, dan saling menghormati diharapkan tumbuh menjadi karakter nyata yang melekat erat pada nadi kehidupan sehari-hari generasi muda Tanah Laut dalam menghadapi perkembangan zaman. (Ben)
