PELAIHARI NEWS– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) menegaskan komitmennya dalam mengawal distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Langkah ini diambil untuk memastikan solar subsidi benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para nelayan di Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung.
Komitmen tersebut ditegaskan menyusul adanya laporan dari sejumlah perwakilan nelayan bersama Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokwasmas) dan Ketua GWI Kalimantan Selatan, Iswandi, kepada Polda Kalimantan Selatan di Banjarmasin pada Kamis (14/05). Laporan tersebut terkait dugaan ketidaksesuaian penyaluran BBM subsidi jenis solar di wilayah tersebut.
Menanggapi aduan masyarakat, Pemkab Tala melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) langsung mengambil langkah taktis. Pemkab melakukan pengawasan dan klarifikasi secara berjenjang sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah guna memastikan distribusi berjalan tertib dan transparan.
Kepala DKPP Kabupaten Tanah Laut, M. Kusri, menegaskan bahwa pihaknya terus bergerak melakukan fungsi verifikasi data, pemberian rekomendasi, serta pembinaan di lapangan.
“DKPP hanya melakukan verifikasi data, memberikan rekomendasi, serta melakukan pembinaan dan pengawasan. Untuk penyaluran BBM subsidi dilakukan oleh pihak yang berwenang sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar M. Kusri.
Sebagai bentuk tindakan nyata, Bupati Tanah Laut langsung mengeluarkan surat resmi bernomor 500.5.6.19/252/SETDA/2026 tertanggal 15 Mei 2026.
Surat yang ditujukan kepada Pengelola SPBUN Nomor 68.708.003 Desa Kuala Tambangan tersebut memuat instruksi tegas untuk meminta klarifikasi mengenai beberapa poin krusial, yaitu:
●Mekanisme penyaluran BBM subsidi di lapangan.
● penggunaan sistem barcode.
●Laporan data distribusi solar selama tiga bulan terakhir.
Langkah cepat ini merupakan hasil nyata dari rapat koordinasi lintas sektor yang bergerak cepat melibatkan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, intelijen daerah, pemerintah desa, hingga perwakilan nelayan itu sendiri.
Melalui serangkaian tindakan ini, Pemkab Tala berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif. Pemkab juga meminta semua elemen mengedepankan komunikasi yang baik demi kepentingan masyarakat banyak serta keberlanjutan sektor perikanan di Kabupaten Tanah Laut.
