PELAIHARI NEWS – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut ke-60 ini terasa istimewa bagi warga Desa Riam Adungan dan Desa Salaman, Kecamatan Kintap. Selama puluhan tahun terisolasi dalam “zona blankspot”, kini mereka menerima kado terindah: akses komunikasi yang stabil.
Berkat perhatian dari Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, pemasangan tower penguat sinyal telah mengubah total kehidupan warga.
Sebelum tower berdiri, wilayah ini adalah zona mati sinyal. “Kadang kita harus naik gunung cari sinyal, itu pun tergantumg,” ujar salah satu warga menggambarkan kesulitan di mana sinyal berada di level nol. Warga harus berjalan jauh atau naik ke gunung hanya untuk melakukan panggilan telepon atau mengirim pesan penting.
Kehadiran tower ini menghadirkan kelegaan yang luar biasa:
• Sinyal Stabil 4G: Sinyal yang dulunya nol kini melonjak menjadi 4G yang stabil. Warga tak perlu lagi berburu sinyal; mereka kini bisa video call, telepon via WA, bahkan sambil rebahan di rumah sendiri.
• Mendukung Pendidikan dan Administrasi: Dampak positif terasa pada dunia pendidikan. Siswa SD yang kesulitan mengirimkan tugas rumah melalui grup WA karena kendala sinyal, kini dapat melakukannya dengan lancar. Selain itu, urusan administrasi, laporan, dan penggunaan alat-alat digital masyarakat sekitar juga menjadi mudah.
Warga Salaman dan Riam Adungan menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, khususnya kepada Bupati Rahmat dan Diskominfo Tanah Laut yang sudah membangun tower ini. (Ben)
