PELAIHARI NEWS — Suasana hangat menyelimuti Tepi Danau Pelaihari saat DPC Gerakan Putra Putri Asli Kalimantan (Geppak) Tanah Laut menggelar silaturahmi pada Sabtu (22/11/25). Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum Geppak bersama jajaran pengurus pusat, serta Ketua DPW dan DPC dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Acara berlangsung akrab penuh kekeluargaan, terlebih ketika para anggota memberikan kejutan nasi tumpeng kepada Ketua Umum Geppak, H. Saipurrahman, bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Momen tersebut membuat suasana silaturahmi semakin meriah.
Tak hanya itu, kegiatan ditutup dengan penampilan seni bela diri tradisional Kuntau, yang dibawakan oleh anggota Geppak. Aksi tersebut menjadi bukti komitmen organisasi dalam melestarikan seni budaya asli Kalimantan.

Ketua Umum Geppak, H. Saipurrahman atau akrab disapa Ipul Gambut, menjelaskan bahwa tema utama pertemuan kali ini adalah “mengangkat batang terendam.” Maknanya, kata dia, adalah mengangkat budaya, potensi, serta peran anggota agar tidak hanya menjadi penonton di tanah kelahirannya sendiri.
“Kami ingin solidaritas, kekeluargaan, dan hubungan antaranggota semakin kuat,” ujarnya.
Ia menyebutkan, jumlah anggota Geppak saat ini diperkirakan telah mencapai 17.000 orang, dengan keberadaan cabang organisasi tidak hanya di Kalimantan Selatan, tetapi juga di Kaltim, Kalteng, Kalbar, Jakarta, Jambi, serta perwakilan di Brunei Darussalam dan Malaysia.
Ketua DPC Geppak Tala, Darmin, atau yang akrab disapa Julak Adar, juga menegaskan bahwa kegiatan ini semakin menumbuhkan semangat anggota untuk mengangkat dan memajukan seni budaya Kalimantan. Di antaranya adalah Kuntau, seni bela diri tradisional Suku Banjar, serta Japin, tarian tradisional khas daerah.
Ia berharap kesenian tersebut dapat terus berkembang dan tidak hilang ditelan zaman.
“Geppak Tala mendukung penuh kegiatan apa pun yang bertujuan mengangkat budaya Kalimantan,” tegasnya.
DPC Geppak Tala yang baru terbentuk pun terus berkembang dan kini telah memiliki 20 anggota aktif.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai penanda eratnya kebersamaan dalam organisasi. (Ben)
