PELAIHARI NEWS – Geliat olahraga domino di Kabupaten Tanah Laut mulai memasuki babak baru. Meski kepengurusan Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) tingkat kabupaten belum resmi dilantik, semangat para pecintanya sudah membara.
Hal ini terbukti dengan digelarnya kegiatan sosialisasi peraturan permainan domino yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pariwisata Tanah Laut, Jumat malam (27/03/2026).
Standarisasi Aturan: Biar Mainnya Gak Asal!
Calon Ketua ORADO Tanah Laut, Muhdi, menjelaskan bahwa langkah awal ini sangat krusial. Selama ini, domino sering dianggap sekadar permainan rakyat dengan aturan yang berbeda-beda di setiap tongkrongan. Melalui ORADO, aturan tersebut kini diseragamkan secara nasional.
”Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai aturan-aturan resmi dalam permainan domino,” ujar Muhdi di sela-sela kegiatan.
Misi Menuju Kejurprov
Bukan tanpa alasan, sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi “curi start” untuk mempersiapkan atlet lokal. Muhdi menyebutkan bahwa para pemain harus siap menghadapi Kejuaraan Cabang (Kejurcab) tingkat kabupaten/kota dalam waktu dekat.
Nantinya, para juara dari Kejurcab ini akan menjadi wakil resmi Tanah Laut untuk berlaga di level yang lebih tinggi, yakni Kejuaraan Provinsi (Kejurprov).
Target Utama Sosialisasi:
- Sportivitas: Mengedepankan etika bermain sesuai standar nasional.
- Profesionalisme: Mengubah mindset dari sekadar hobi menjadi atlet prestasi.
- Prestasi: Membawa nama harum Kabupaten Tanah Laut di kancah regional maupun nasional.
Kabar Gembira: Turnamen Segera Hadir!
Bagi Anda pecinta domino di Tanah Laut, bersiaplah untuk segera mengasah strategi. Muhdi memberikan bocoran bahwa kompetisi resmi akan segera digelar di Bumi Tuntung Pandang.
”Insya Allah dalam waktu dekat akan diadakan turnamen di Tanah Laut,” pungkasnya optimis.
Dengan adanya langkah ini, diharapkan olahraga domino tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan menjadi cabang olahraga (cabor) yang mampu menyumbang medali bagi Kabupaten Tanah Laut. (BEN)
