PELAIHARI NEWS– Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanah Laut menggelar operasi gabungan skala besar untuk memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat) pada Jumat (12/6/2026). Operasi ini menyasar sejumlah tempat hiburan malam (THM) dan warung remang-remang di wilayah Pelaihari.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah nyata dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tanah Laut Nomor 3 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GNPN).
Operasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut, Danoe Sulaiman, melibatkan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Setiap instansi yang terlibat menjalankan peran strategisnya masing-masing demi memastikan penanganan yang komprehensif di lapangan.
Operasi ini melibatkan berbagai instansi dengan pembagian tugas sebagai berikut:
Dinas Kesehatan: Melakukan pemeriksaan kesehatan langsung di tempat, termasuk tes HIV.
BNNK Tanah Laut: Melakukan deteksi dini melalui tes urine untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Dinas Sosial: Melakukan pendataan serta penanganan langsung terhadap keberadaan anak jalanan.
DP3AP2KB: Memberikan pendampingan dan penanganan khusus kepada anak di bawah umur yang terjaring.
POLRI & TNI: Fokus pada pengawasan, penindakan aspek kriminalitas, serta memberikan dukungan keamanan penuh (backup) selama operasi berlangsung.
Kesbangpol & Trantib Kecamatan Pelaihari: Mendukung kelancaran pelaksanaan operasi di wilayah setempat.
Dalam razia yang menyisir tempat hiburan malam dan warung remang-remang tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang yang terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.
Dari keempat orang yang diamankan, satu di antaranya diketahui masih berstatus di bawah umur. Menindaklanjuti temuan tersebut, anak di bawah umur ini langsung diserahkan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) untuk mendapatkan penanganan khusus.
Sementara itu, tiga orang lainnya—terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan—langsung dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanah Laut. Langkah ini diambil guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut setelah hasil deteksi dini di lokasi menunjukkan adanya indikasi kuat penggunaan narkoba.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut, Danoe Sulaiman, SH, menegaskan bahwa operasi kolaboratif ini merupakan bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Laut untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.
“Operasi gabungan ini adalah bentuk komitmen kami dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika serta penyakit masyarakat,” tegas Danoe Sulaiman.
Pemerintah daerah berharap operasi rutin seperti ini dapat menekan angka kriminalitas, menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika, serta menjaga ketertiban umum di wilayah Kabupaten Tanah Laut.
