PELAIHARI NEWS— Kecamatan Kintap secara gemilang sukses menyabet gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-48 tingkat Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026. Ajang syiar Islam tersebut secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli, pada Rabu (23/9/2026) di Lapangan Pondok Pesantren Nur Hasyim, Pelaihari.
Penyerahan piala bergilir MTQ diserahkan langsung oleh Wakil Bupati kepada Camat Kintap, Sutarno. Kepastian Kecamatan Kintap menyabet gelar juara umum diraih setelah kafilah mereka memimpin perolehan poin tertinggi yakni 196 poin, berdasarkan hasil pengumuman terbuka dewan hakim.
Klasemen Akhir dan Pawai Ta’aruf
Persaingan ketat terjadi di jajaran papan atas perolehan nilai antar-kecamatan dari total 11 kecamatan yang berpartisipasi:
- Juara Umum: Kecamatan Kintap (196 poin)
- Terbaik Kedua: Kecamatan Pelaihari (193 poin) — sekaligus Juara 1 Pawai Ta’aruf
- Terbaik Ketiga: Kecamatan Jorong (146 poin) — Juara 2 Pawai Ta’aruf
- Peringkat Berikutnya: Tambang Ulang (131 poin), Bati-Bati (122 poin), Bajuin (119 poin), Kurau (111 poin), Takisung (107 poin), Batu Ampar (80 poin), Bumi Makmur (71 poin), hingga Panyipatan di urutan terakhir dengan 47 poin.
- Catatan Pawai Ta’aruf: Juara 3 diraih oleh kafilah Kecamatan Kintap.
Pesan Wakil Bupati: Momentum Dekat dengan Al-Qur’an
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tanah Laut H. Muhammad Zazuli menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan kafilah yang menyukseskan acara. Ia mengingatkan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
”MTQ tidak hanya dimaknai sebagai sebuah perlombaan untuk mencari siapa yang terbaik, tetapi menjadi momentum untuk semakin mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an,” pesan Wabup H. Muhammad Zazuli di hadapan para hadirin.
Ia juga berharap suksesnya penyelenggaraan ini dapat mewujudkan masyarakat Tanah Laut yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia, sejalan dengan semangat “Beserta Membangun Tanah Laut Simpun, Maju, dan Berkelanjutan”.
Selain piala bergilir dan uang pembinaan, tahun ini terdapat kejutan spesial bagi para peserta. Sebanyak 9 orang peraih juara 1 mendapatkan bonus umroh melalui sistem undian. Berdasarkan ketentuan dewan hakim, khusus bagi peserta yang sebelumnya sudah pernah meraih bonus umroh pada MTQ sebelumnya tidak diikutsertakan kembali dalam undian tahun ini.
Penantian 10 Tahun Terbayar Lunas
Kemenangan ini disambut haru dan rasa syukur mendalam oleh jajaran LPTQ Kecamatan Kintap. Ketua LPTQ Kintap, Khairudin, mengungkapkan bahwa gelar juara umum ini sudah mereka nantikan selama satu dekade penuh, setelah sebelumnya mereka hanya menargetkan posisi lima besar.
”Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Kami dari Kecamatan Kintap menunggu sebagai juara umum ini lamanya 10 tahun. Dan alhamdulillah pada tahun 2026 Kintap menjadi juara umum karena Kintap semakin mantap,” ujarnya penuh syukur.
Rangkaian perhelatan akbar MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Tanah Laut ini ditutup dengan khidmat. Ajang syiar Islam yang diikuti oleh 526 peserta dari 11 kecamatan ini berlangsung sukses pada 21 hingga 23 September 2026, dan diharapkan mampu terus melahirkan generasi Qur’ani yang gemilang di Bumi Tuntung Pandang. (Ben)
