PELAIHARI NEWS—Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut bergerak cepat meninjau langsung sejumlah titik tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang tersebar di wilayah Kecamatan Pelaihari.
Langkah ini diambil guna merespons maraknya aktivitas pembuangan sampah sembarangan oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab.
Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala DPRKPLH Kabupaten Tanah Laut, Gusti Dwi Erzandi Kasuma didampingi Kepala UPT Kebersihan, Fredy Nugroho Setianto. Salah satu titik lokasi yang menjadi sorotan utama berada di kawasan belakang Kuburan Muslimin, Pelaihari, yang kini berubah menjadi tempat pembuangan sampah ilegal.
”Kami melihat langsung ke lokasi-lokasi yang tentunya bukan TPS resmi, melainkan tempat pembuangan sampah liar. Kebetulan saat ini kami berada di belakang Kuburan Muslimin. Warga sebenarnya tahu ini bukan tempat pembuangan sementara, melainkan jalan umum yang jika dikotori tentu akan sangat mengganggu masyarakat yang melintas,” ujar Erzandi dalam keterangannya.
Menyikapi masalah yang terus berulang, DPRKPLH menegaskan tidak akan tinggal diam. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, khususnya aparat penegak Peraturan Daerah (Perda) atau Satpol PP, untuk mengintensifkan patroli di titik-titik rawan.
”Kami akan segera berkoordinasi dengan kawan-kawan penegak perda untuk melakukan patroli rutin. Kami juga tidak ragu untuk melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku apabila di kemudian hari masih ditemukan oknum yang membuang sampah sembarangan di lokasi ini,” tegasnya.
Pihak DPRKPLH menyayangkan aksi buang sampah liar ini, sebab pemerintah daerah sebenarnya telah menyediakan fasilitas TPS resmi yang memadai di sekitar wilayah tersebut. Beberapa di antaranya terletak di dekat GOR serta di kawasan sekitar depan Masjid Al-Manar.
Petugas dari UPT Kebersihan pun selalu mengangkut sampah dari TPS resmi tersebut setiap harinya demi menjaga kenyamanan warga Tanah Laut.
Di akhir peninjauannya, Erzan mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Pelaihari dan Kabupaten Tanah Laut pada umumnya untuk meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa urusan sampah bukan hanya urusan pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama.
”Mari kita sama-sama menjaga kota kita agar tetap bersih, indah, rapi, dan berseri. Sesuai tuntunan agama bahwa An-nazhafatu minal iman, kebersihan adalah sebagian dari iman. Tolong bantu kami juga untuk saling mengedukasi warga lain yang mungkin belum sadar. Siapa lagi kalau bukan kita yang menjaga wilayah kita agar lebih baik,” pungkasnya.
