PELAIHARI NEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Laut, H. Agus Prasetya Budiono, SE, M.I.Kom, menghadiri acara peluncuran (launching) inovasi daerah “SIAP MELAUT” (Selesaikan Izin dan Administrasi Pelayaran Melaut Legal, Aman, untuk Tangkap) serta Aksi Melaut. Kegiatan ini berpusat di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, pada Rabu (1/4/2026).
Kehadiran politisi yang akrab disapa H. Agus ini merupakan bentuk komitmen dan dukungan nyata dari pihak legislatif terhadap program-program pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.
Sinergi Eksekutif dan Legislatif Demi Keamanan Nelayan
Acara strategis ini diresmikan langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, dan dihadiri oleh jajaran unsur pimpinan daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Ismail Fahmi, Ketua DPRD H. Khairil Anwar, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Tanah Laut, M. Kusri.
Dalam sambutannya, Bupati H. Rahmat Trianto menegaskan bahwa legalitas dokumen kapal sangat krusial agar para nelayan merasa aman dan nyaman saat mencari nafkah di laut.
”Tenang saat melaut karena kapal sudah memiliki izin yang lengkap. Seperti berkendara motor, jika punya SIM dan STNK tentu hati lebih tenang. Melalui SIAP MELAUT, kita ingin memastikan nelayan Tanah Laut dapat melaut secara legal, aman, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Bupati.
Menanggapi hal tersebut, H. Agus Prasetya Budiono, SE, M.I.Kom menyatakan bahwa DPRD Tanah Laut sangat mengapresiasi terobosan dari DKPP ini. Menurutnya, regulasi yang mempermudah administrasi pelayaran adalah kunci untuk meningkatkan taraf hidup nelayan.
Urgensi Program: Mayoritas Kapal Belum Berizin
Bukan tanpa alasan inovasi ini dilahirkan. Berdasarkan laporan dari Kepala DKPP Tanah Laut, M. Kusri, mayoritas kapal nelayan di wilayah Kabupaten Tanah Laut rupanya belum mengantongi izin resmi.
Data dari DKPP menunjukkan bahwa dari total 2.815 kapal nelayan yang ada di Tanah Laut, baru sekitar 20 persen saja yang sudah memiliki dokumen dan perizinan lengkap. Kondisi mininya kepemilikan izin ini berdampak langsung pada tingginya risiko kecelakaan di laut, rendahnya produktivitas, serta terbatasnya akses nelayan terhadap berbagai program fasilitas bantuan dari pemerintah.
Melihat kondisi tersebut, Bupati langsung menginstruksikan Kadis DKPP untuk terus mengawal, mengevaluasi, dan melihat umpan balik (feedback) dampak nyata dari program ini di lapangan demi kemaslahatan nelayan.
Tinjau Langsung Kondisi Laut
Usai seremonial peluncuran, H. Agus Prasetya Budiono bersama Bupati dan rombongan forkopimda langsung bertolak dari dermaga. Mereka menaiki kapal nelayan untuk melakukan uji coba program SIAP MELAUT sekaligus meninjau langsung kondisi perairan hingga radius ± 5–6 mil dari dermaga.
Melalui momentum ini, H. Agus berharap inovasi SIAP MELAUT tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi jembatan kemudahan yang konsisten bagi seluruh nelayan di Kecamatan Bumi Makmur dan Kabupaten Tanah Laut pada umumnya. (
