PELAIHARI NEWS— Lampu neon box pada salah satu landmark di Taman 0 KM Pelaihari, yakni replika kapal bertuliskan “Pendiri Tanah Laut”, kembali mengalami kerusakan.
Kerusakan fasilitas ini diduga kuat akibat sering dijadikan wahana bermain oleh anak-anak yang berkunjung.
Koordinator Teknisi Lampu Taman, Bundaran, dan Perindustrian Bidang Tata Kota DPRKPLH Tanah Laut, Basid, menyebutkan bahwa kerusakan fasilitas di area tersebut bukan pertama kalinya terjadi.
“Kejadian ini tidak terjadi sekali saja. Bahkan sempat ambruk, diperbaiki rusak lagi,” ujar Basid saat melakukan perbaikan di lokasi, Jumat (11/9/2026).
Padahal, pihak terkait telah memasang pagar pembatas di sekeliling landmark replika kapal tersebut. Pemasangan pagar bertujuan untuk mencegah pengunjung—terutama anak-anak—menerobos masuk demi menjaga kelestarian fasilitas publik serta menghindari risiko tersengat aliran listrik lampu.
Menanggapi kejadian yang terus berulang ini, Basid mengimbau para orang tua agar lebih bijak dan proaktif mengawasi buah hatinya saat berkunjung ke Taman 0 KM Pelaihari. Orang tua diharapkan tegas menegur anak-anak yang menggunakan fasilitas tidak sesuai peruntukannya—seperti menaiki instalasi lampu—demi menjaga keselamatan dari risiko sengatan listrik sekaligus merawat fasilitas publik bersama. (Ben)
