PELAIHARI NEWS – Polres Tanah Laut (Tala) menggelar press release akhir tahun 2023 pada Minggu (31/12/23) sore bertempat di Fellas Coffe, Pelaihari.
Press release yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tala, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny itu, dihadiri oleh Wakapolres Tala, Kompol Muhammad Irfan, Pejabat Utama Polres Tala dan sejumlah awak media setempat.
Dalam paparannya kepada awak media Kapolres Tala AKBP Muhammad Junaeddy Johnny menyampaikan secara umum angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Tala mengalami penurunan sebanyak 29 kasus dari tahun 2022 ke 2023.
“Pada tahun 2022, terdapat 268 kasus, sementara pada tahun 2023, jumlahnya menjadi 239 kasus. Dari 239 kasus tersebut, 268 berhasil diselesaikan,”papar Kapolres.
Sementara itu, lanjut Kapolres, jumlah kasus narkotika pada tahun 2023 juga mengalami penurunan sebanyak 23 kasus dibandingkan tahun 2022.
“Pada tahun 2022, terdapat 140 kasus dengan 166 tersangka dan 135 kasus berhasil diselesaikan. Sedangkan pada tahun 2023, terdapat 117 kasus dengan 108 tersangka dan 121 kasus berhasil diselesaikan,” terang Kapolres.
Sedangkan kecelakaan lalu lintas dan dampak kemanusiaan, meskipun terjadi peningkatan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas dari 87 pada tahun 2022 menjadi 88 pada tahun 2023, namun jumlah korban meninggal mengalami peningkatan.
“Pada tahun 2022, terdapat 50 jiwa yang meninggal, sementara pada tahun 2023, jumlahnya meningkat menjadi 62 jiwa,” ungkap Kapolres.
Sementara kasus menonjol selama tahun 2023 ada satu kasus, ungkap Kapolres, yakni tindak pidana Anirat terhadap anggota Sat Reskrim Polres Tala di Desa Kintapura Kecamatan Kintap pada 26 Juni 2023 lalu.
Pada akhir press release Kapolres menyampaikan selama tahun 2023 secara menyeluruh situasi dan kondisi di wilayah hukum Polres Tala aman dan kondusif.
“Semoga tahun depan lebih kondusif, lebih baik dan masyarakat lebih taat aturan,”pungkasnya. (jh)
