PELAIHARI NEWS – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, sukses menggelar Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Tingkat Kecamatan Bati-Bati Tahun 2026. Kegiatan religius ini dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Ubudiyah Bati-Bati pada Minggu (12/7/2026).
Kemeriahan acara sudah terasa sejak pagi hari. Sebelum kompetisi dimulai, ratusan santri dari Taman Kanak-kanak Alquran (TKQ), Taman Pendidikan Alquran (TPA), dan Ta’limul Quran lil Aulad (TQA) se-Kecamatan Bati-Bati terlebih dahulu mengikuti kegiatan pawai bersama.

Mengusung tema “Hebat Prestasi, Mengaji & Berakhlakul Karimah”, ajang FASI tahun ini melombakan berbagai cabang kreativitas dan keagamaan, di antaranya:
- Tartil & Tilawah
- Tahfizh Juz ‘Amma
- Adzan & Iqomah
- Ceramah Agama Islam Bahasa Indonesia
- Cerdas Cermat Al-Qur’an (CCQ)
- Kisah Islami
- Kaligrafi, Menggambar, & Mewarnai Gambar
- Peragaan Shalat
- Nasyid Islami & Syarhil Qur’an
Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bati-Bati, Herlinda. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum FASI sebagai batu loncatan dalam mencetak generasi masa depan yang tangguh.
”Mari kita jadikan FASI ini sebagai momentum untuk semakin memakmurkan masjid, mencintai Al-Qur’an, dan menyiapkan Generasi Emas 2045. Sekaligus ini menjadi wadah mengukur dan mengasah potensi anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi sholeh-sholehah yang membanggakan orang tua, guru, agama, bangsa, dan negara,” ujar Herlinda.
Apresiasi tinggi juga datang dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Tanah Laut. Ketua Umum DPD BKPRMI Tanah Laut yang diwakili oleh Direktur Daerah (Dirda) LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Tanah Laut, Muhammad Najamuddin, S.Ag., M.Pd., memberikan pesan mendalam kepada para santri.
”Kejuaraan sejati bukan hanya yang dapat piala. Juara sejati adalah yang istiqomah membaca Al-Qur’an, berbakti kepada orang tua, dan menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan. Menang atau kalah itu biasa. Yang penting semangat, sportivitas, dan niat kita lillahi ta’ala,” tutur Najamuddin.
Di sisi lain, Ketua DPK BKPRMI Bati-Bati, Adi Iswani, S.Ag., menegaskan bahwa FASI bukan sekadar kompetisi musiman, melainkan bagian dari ikhtiar panjang dalam dakwah Islam.
”Lomba ini adalah ikhtiar kita bersama untuk mencetak generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, cinta masjid, dan siap menjadi penerus perjuangan dakwah Islam di masa depan,” kata Adi.
Ia juga menyemangati para peserta agar tidak berkecil hati selama berkompetisi. “Jangan patah semangat, tetap berlomba dengan ‘sersan’—serius tapi santai. Insya Allah semua mendapatkan hadiah (berkahnya),” pungkasnya tersenyum.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ukhuwah islamiyah antar-TPA/TKQ/TQA di Kecamatan Bati-Bati semakin erat, sekaligus melahirkan bakat-bakat terbaik yang siap mewakili kecamatan ke tingkat kabupaten maupun provinsi. (Ben)
