PELAIHARI NEWS– Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto mengajak masyarakat semakin disiplin membayar pajak kendaraan bermotor melalui kegiatan Soft Launching Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Laut bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Selatan tersebut ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Rahmat Trianto, Kepala Bapenda Kalsel H. Subhan Nor Yaumil, serta unsur Forkopimda.
Pada kesempatan itu, Bupati menyerahkan suvenir kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan kecamatan yang tertib membayar pajak tepat waktu.
Bupati juga menyerahkan satu unit sepeda motor kepada Muhammad Ikrom, warga Desa Kebun Raya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Ikrom merupakan pemenang utama undian Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2025.
Selain hadiah sepeda motor yang diserahkan kepada pemenang undian tahun sebelumnya, Rahmat menyampaikan adanya kesempatan mendapatkan hadiah umrah bagi masyarakat yang taat membayar pajak. Pengundian hadiah tersebut dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
“Para masyarakat ini juga ada bentuk apresiasi lagi, yaitu berupa seperti hadiah umrah bagi yang taat-taat untuk pembayaran pajak,” ujar Rahmat.
Usai penyerahan hadiah, Bupati meninjau pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di lokasi kegiatan sekaligus berdialog dengan warga.
Di sela peninjauan, Rahmat mengatakan pemerintah memberikan apresiasi kepada masyarakat melalui kemudahan pelayanan dan keringanan pembayaran pajak. Ia menyebut adanya penghapusan denda bagi wajib pajak yang sebelumnya terlambat membayar.
“Pemerintah memberikan suatu penghargaan bagi mereka yang taat pajak. Pertama, bentuk keringanan atau kemudahan dalam proses pembayaran pajak,” katanya.
Rahmat turut mengajak masyarakat dan perusahaan yang masih menggunakan kendaraan berpelat luar Kalimantan Selatan untuk melakukan mutasi kendaraan ke daerah masing-masing, khususnya Kabupaten Tanah Laut. Menurutnya, terdapat fasilitas pembebasan biaya serta pengurangan pajak tertentu dalam program tersebut.
Ia juga mengapresiasi kerja sama Bapenda Provinsi Kalimantan Selatan dalam pelaksanaan kegiatan untuk mendorong kepatuhan masyarakat membayar pajak.
“Ayo kita tingkatkan pembayaran pajak, disiplin membayar pajak, baik itu perusahaan, kendaraan dinas, termasuk kendaraan pribadi masing-masing masyarakat,” ajaknya.
Sementara itu, Muhammad Ikrom mengaku senang dan tidak menyangka mendapatkan hadiah sepeda motor. Ia mengatakan, ini merupakan kali pertama dirinya memperoleh hadiah dari pembayaran pajak kendaraan.
“Oh ya, sebenarnya enggak nyangka dulu, Pak. Jadi, senang juga,” ungkapnya.
Ikrom menuturkan, selama ini dirinya selalu berusaha membayar pajak kendaraan sebelum jatuh tempo. Selain memberikan ketenangan saat berkendara, kepatuhan membayar pajak dipahaminya sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Selain itu untuk menyumbang pendapatan, Pak, lah, pendapatan daerah dan Indonesia, membantu pembangunan daerah kita,” tuturnya. (Ben)
