PELAIHARI NEWS- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat Trianto, tampil memukau mengenakan wastra khas daerahnya dalam Parade Busana Daerah pada Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026. Ajang tahunan ini berlangsung di panggung utama JICC Hall B, Jakarta, pada Senin (28/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Dian Rahmat Trianto memamerkan keindahan kain Sasirangan Tanah Laut yang dirancang modern menjadi perpaduan outer dan barrel pants. Dominasi warna cokelat memberikan kesan elegan dan berkarakter, sekaligus memperkuat identitas busana khas Tanah Laut.
Penampilannya kian mencuri perhatian dengan paduan tas unik berbahan batok kelapa khas Pantai Batakan. Kehadiran aksesori ini tak sekadar melengkapi estetika busana, tetapi juga menjadi simbol potensi kerajinan lokal serta kearifan budaya masyarakat Tanah Laut.
”Keikutsertaan dalam parade ini menjadi langkah nyata untuk memperkenalkan dan mengangkat wastra serta produk kerajinan Tanah Laut ke kancah nasional, sekaligus memperkuat eksistensi warisan budaya Nusantara.”
Tak hanya unjuk kebolehan di atas panggung parade, partisipasi Dekranasda Tanah Laut di pameran ini juga membawa dampak positif bagi ekonomi kreatif lokal. Hingga Senin (28/9/2026), transaksi penjualan di stan Dekranasda Tanah Laut telah menembus angka Rp20 juta.
Ajang Kriyanusa 2026 yang mengusung tema “Cipta Karya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” ini diikuti oleh 410 stan dari berbagai daerah dan berlangsung hingga Rabu (30/9/2026).
Parade busana daerah itu sendiri diikuti secara langsung oleh 91 dari 115 Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Keikutsertaan Tanah Laut dalam ajang berskala nasional ini diharapkan dapat terus memperluas jangkauan pasar produk unggulan daerah dan mendorong perajin lokal untuk semakin berdaya saing.
