PELAIHARI NEWS – Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, secara resmi membuka Turnamen Tenis Lapangan Tuntung Pandang Junior Open 2026 Se-Kalimantan yang dipusatkan di Lapangan Tenis Pemuda Pelaihari, Kamis (09/07/2026).
Kejuaraan bergengsi yang akan berlangsung hingga 12 Juli 2026 ini menjadi panggung penting dalam pembinaan atlet usia dini sekaligus wadah strategis untuk mendongkrak kualitas kompetisi tenis lapangan di Kalimantan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati HM Zazuli menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pengurus PELTI Kabupaten Tanah Laut, Pengprov PELTI Kalimantan Selatan, panitia pelaksana, pihak sponsor, serta seluruh elemen yang telah berkolaborasi menyukseskan turnamen ini. Ia menekankan bahwa esensi pembangunan olahraga tidak boleh berhenti pada penyediaan fasilitas fisik semata, melainkan harus diimbangi dengan ekosistem kompetisi yang sehat dan berkelanjutan.
“Membangun olahraga tidak cukup hanya dengan menyediakan sarana. Yang lebih penting adalah menghadirkan kompetisi yang berkualitas dan berkesinambungan. Dari turnamen seperti ini mental juara ditempa, pengalaman bertanding dibangun, dan bibit-bibit atlet berprestasi terus dibina,” ujar HM Zazuli.
Lebih lanjut, HM Zazuli juga menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tanah Laut untuk terus mengawal dan mendukung kemajuan sektor olahraga. Bagi Pemkab Tanah Laut, pembinaan atlet sejak usia dini merupakan bagian integral dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) daerah yang unggul dan berdaya saing.
Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar menikmati setiap proses di lapangan dan tidak sekadar berorientasi pada hasil akhir. Karakter kepemimpinan, disiplin, menghormati lawan, serta kepatuhan terhadap keputusan wasit adalah nilai-nilai utama yang wajib dijunjung tinggi oleh para atlet muda.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, H. A. Dasuki, melaporkan bahwa Turnamen Tuntung Pandang Junior Open 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen Pengprov PELTI Kalimantan Selatan dalam menjalankan pembinaan secara berjenjang. Mengusung tema “Menumbuhkan Mental Juara dan Sportivitas Tenis Muda Kalimantan”, ajang ini diikuti oleh 98 atlet junior yang terbagi ke dalam kelompok umur (KU) 10 tahun (24 peserta), KU 14 tahun (44 peserta), dan KU 18 tahun (30 peserta). Mereka akan bertanding pada nomor tunggal putra dan putri.
Untuk mengakomodasi jalannya pertandingan selama empat hari ke depan, panitia memaksimalkan penggunaan dua lokasi, yakni Lapangan Tenis Matah dan Lapangan Tenis Pemuda Pelaihari. Selain memperebutkan trofi dan sertifikat penghargaan, para juara di setiap kategori juga akan mendapatkan uang pembinaan.
Melalui evaluasi berkala dari hasil pembinaan klub-klub lokal ini, diharapkan akan lahir generasi baru petenis potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Kalimantan di kancah nasional hingga internasional. (Ben)
