PELAIHARI NEWS – Komitmen nyata dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat terus ditunjukkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Muhammad Tesar Muharram.
Melalui Dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang diperjuangkannya, ia sukses mendorong terlaksananya program pelatihan menjahit bagi warga Desa Bingkulu. Program yang digelar pada April 2026 ini diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tanah Laut.
Pelatihan ini secara khusus menyasar masyarakat desa, terutama kaum perempuan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tujuannya jelas: membekali mereka dengan keterampilan khusus yang dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi keluarga.
Fasilitas Lengkap dan Gratis untuk Peserta
Guna memastikan output yang maksimal, para peserta tidak hanya sekadar diajarkan teori dan praktik dasar. Selama program berlangsung, mereka mendapatkan berbagai fasilitas penunjang secara cuma-cuma, antara lain:
- Akses pelatihan gratis tanpa dipungut biaya.
- Modul pembelajaran yang komprehensif.
- Sertifikat kompetensi resmi yang bernilai tambah untuk modal berwirausaha.
Tak Hanya Teori, Warga Juga Diberi Bantuan Mesin Jahit
Sebagai bentuk kepedulian yang utuh terhadap pemberdayaan ekonomi warga, Andi Muhammad Tesar Muharram tidak berhenti pada fasilitasi pelatihan saja. Ia juga turun langsung menyerahkan bantuan mesin jahit kepada warga Desa Bingkulu.
”Kami di DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat diwujudkan dalam bentuk program nyata yang memberikan manfaat langsung. Pelatihan keterampilan seperti menjahit ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Tesar ini.
Bantuan mesin jahit tersebut diharapkan dapat langsung dimanfaatkan secara maksimal oleh para alumni peserta pelatihan, baik untuk memulai usaha mandiri di rumah maupun bergerak secara berkelompok.
Langkah Strategis Mandiri Ekonomi
Menurut Tesar, program berbasis peningkatan keterampilan (skilling) seperti ini merupakan langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi dari level desa. Baginya, peran anggota legislatif tidak melulu soal fungsi legislasi dan pengawasan, melainkan juga mengawal eksekusi program yang berdampak langsung pada isi dompet masyarakat.
Dengan adanya sinergi yang apik antara DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut, program-program pemberdayaan serupa diharapkan bisa terus diperluas. Target jangka panjangnya adalah melahirkan ekosistem wirausaha baru yang tangguh dan mampu memperkuat fondasi perekonomian di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Laut.
