PELAIHARI NEWS – Upaya peningkatan hasil dan kualitas produksi kelapa sawit di Desa Galam Rabah, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, mulai menunjukkan kemajuan melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang saat ini tengah berjalan. Program ini bertujuan mengganti tanaman sawit tua dan tidak produktif dengan bibit unggul berpotensi hasil tinggi.
Kepala Desa Galam Rabah, Ahmad Zaini, menyampaikan bahwa kegiatan peremajaan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk membantu petani meningkatkan kesejahteraan.
“Sebagian besar sawit di desa kami sudah berusia lebih dari 20 tahun dan hasilnya terus menurun. Dengan program ini, kami berharap produksi bisa meningkat dua kali lipat dalam lima tahun ke depan,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Total luas lahan yang diremajakan mencapai 120 hektare, melibatkan sekitar 75 kepala keluarga petani sawit. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap sejak awal tahun 2025 dengan dukungan dari Dinas Perkebunan Kabupaten Banjar, koperasi petani, serta pihak perbankan daerah yang menyalurkan dana bantuan PSR.
Selain mengganti bibit lama, para petani juga mendapatkan pelatihan pengelolaan lahan berkelanjutan, pemupukan berimbang, dan pengendalian hama ramah lingkungan. Diharapkan, langkah ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Salah satu petani peserta program, Samsul Bahri, mengaku optimistis terhadap hasil peremajaan ini.
“Dulu sawit kami cuma menghasilkan 10 ton per hektare per tahun. Dengan bibit baru, katanya bisa sampai 25 ton. Kami senang karena ada pendampingan langsung dari penyuluh,” ungkapnya.
Program PSR di Desa Galam Rabah diharapkan menjadi contoh bagi desa lain di wilayah sekitar yang memiliki kondisi kebun serupa. Pemerintah desa juga berencana membentuk kelompok tani modern untuk memperkuat kerja sama antarpetani sekaligus memastikan keberlanjutan program di masa mendatang.
Penulis: M. Miftah Anwar Isnani
(Isi berita menjadi tanggung jawab penulis)
