PELAIHARI NEWS – Aksi berbahaya sekelompok pemuda yang melakukan “perang kembang api” di malam perayaan Idul Fitri dibubarkan jajaran Polsek Bati-Bati. Tiga pemuda berinisial MRI, MZR, dan Y terpaksa diamankan petugas karena kedapatan mengarahkan kembang api ke arah bawah yang berpotensi membahayakan warga sekitar.
Aksi tersebut terjadi di Jalan A. Yani, tepatnya di depan Alfamart Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.
Dua Kali Laporan Keributan
Kasi Humas Polres Tanah Laut, AKP Hari Setiawan, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan dalam dua tahap setelah menerima laporan dari masyarakat.
- Pukul 22.30 WITA: Kapolsek Bati-Bati memimpin patroli ke lokasi dan mengamankan MRI, warga Kecamatan Kurau, yang kedapatan menyalakan kembang api secara berbahaya.
- Pukul 23.40 WITA: Petugas kembali menerima laporan adanya keributan di lokasi yang sama. Meski saat dicek situasi sudah mulai kondusif, polisi tetap bertindak tegas dengan mengamankan dua pemuda lainnya, yakni MZR dan Y, karena melakukan tindakan serupa (mengarahkan kembang api ke bawah).
”Para pemuda ini berasal dari luar wilayah, yakni dari Kecamatan Kurau dan Tambang Ulang, yang berkumpul di lokasi tersebut,” ujar AKP Hari Setiawan.
Langkah Pembinaan dan Sanksi
Ketiga pemuda tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Bati-Bati pada tengah malam. Menjelang pukul 01.00 WITA, polisi memberikan pembinaan berupa pembuatan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Proses ini dilakukan dengan pendampingan orang tua masing-masing guna memberikan efek jera dan pengawasan lebih lanjut dari pihak keluarga. Hingga pagi hari, Puskesmas setempat melaporkan tidak ada korban luka akibat insiden tersebut, dan situasi dipastikan aman terkendali.
Apresiasi Pemerintah Desa
Kepala Desa Ujung, H. Andi, mengapresiasi langkah sigap pihak kepolisian yang terus bersiaga dari malam hingga pagi hari.
”Kehadiran aparat di lapangan sangat membantu menciptakan suasana aman bagi warga kami. Kami mengimbau para pemuda agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita rayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan kedamaian,” ungkap H. Andi.
Pemerintah Desa Ujung berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (BEN)
