PELAIHARI NEWS– Upaya membawa warisan budaya lokal menembus kancah internasional terus ditunjukkan secara nyata oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Tanah Laut (Tala), Hj. Dian Rahmat Trianto. Melalui diplomasi wastra yang berkelanjutan, kain Sasirangan khas Banua dan kerajinan anyaman purun Tanah Laut kini resmi melompat dari panggung mode nasional hingga merambah jantung mode Eropa.
Rangkaian perjalanan ini diawali dari panggung Plaza Indonesia Men’s Fashion Week (PIMFW) 2025 di Jakarta. Lewat peragaan busana bertajuk “Mel Ahyar Archipelago Tanah Laut”, kolaborasi desainer nasional Mel Ahyar dan pengrajin lokal seperti Abdul Hayat (owner Haidar Sasirangan) tampil memikat. Hj. Dian Rahmat bersama Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto bahkan turun langsung ke catwalk membawakan busana Sasirangan, berjalan sejajar dengan deretan artis ternama Indonesia seperti Ario Bayu, Maudy Ayunda, Sheila Dara, hingga Devano Mahendra.
Satu-Satunya Kabupaten di ICW Belgia 2025
Puncak sejarah diplomasi wastra ini terukir saat Sasirangan terbang ke Benua Biru pada ajang Indonesia Creative Week (ICW) Belgia 2025 di Antwerpen Central Station, Belgia. Dalam ajang internasional tersebut, Kabupaten Tanah Laut mencatatkan prestasi membanggakan sebagai satu-satunya kabupaten di Indonesia yang terpilih secara khusus mewakili negara.
Kain Sasirangan Tanah Laut tidak sekadar dipamerkan, tetapi dipercaya menjadi bahan utama karya busana desainer-desainer kondang asal Belgia. Kolaborasi lintas negara ini membuktikan bahwa motif dan karakter tradisional Banjar mampu beradaptasi serta bersaing dengan tren mode global.
Penguatan Diplomasi di Vastraloka 2026
Kiprah internasional tersebut berlanjut pada ajang Modern Nusantara Fashion Design Competition: Vastraloka 2026 di Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan. Hj. Dian Rahmat dipercaya menjadi narasumber utama dalam talkshow internasional “From Heritage to Global Collaboration”, memaparkan keberhasilan program Cross Culture Fashion Lab yang melibatkan desainer dari Belgia, Belanda, dan Spanyol.
Agenda kemudian disempurnakan dengan Dialog Diplomatik bersama Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Kerajaan Belgia, serta Atase Kebudayaan, yang dirangkaikan dengan fashion show koleksi Sasirangan Tanah Laut di hadapan para diplomat mancanegara.
*Langkah Mandiri Non-APBD*
Menariknya, seluruh keikutsertaan dan pergerakan diplomasi budaya Dekranasda Tanah Laut—mulai dari panggung Belgia hingga ajang internasional Vastraloka 2026—dilaksanakan secara mandiri tanpa menggunakan anggaran APBD (non-APBD).
Kemandirian ini menjadi bukti nyata komitmen kuat Hj. Dian Rahmat dan Pemkab Tala di bawah kepemimpinan Bupati H. Rahmat Trianto dalam membina, mempromosikan, serta membukakan akses pasar ekspor yang riil bagi para perajin dan pelaku UMKM lokal tanpa membebani keuangan daerah. (Ben)
