PELAIHARI NEWS– Kain Sasirangan khas Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, berhasil mencatatkan sejarah baru di kancah internasional. Produk unggulan Bumi Tuntung Pandang ini kini resmi menembus pasar dunia dan menghiasi showcase butik-butik eksklusif di Eropa setelah tampil memukau di panggung mode internasional.
Keberhasilan ini merupakan buah dari komitmen kuat Ketua Dekranasda Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat Trianto, yang secara konsisten mempromosikan Sasirangan dari level lokal hingga ke jantung Benua Biru.
Langkah global ini diawali dengan kesuksesan besar di ajang Plaza Indonesia Men’s Fashion Week 2025. Melalui koleksi “Archipelago Tanah Laut” karya desainer ternama Mel Ahyar, Sasirangan ditampilkan bersama anyaman purun sebagai material ramah lingkungan.
Tak tanggung-tanggung, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto bersama Hj. Dian Rahmat turut melangkah di atas catwalk bersama deretan selebritas papan atas seperti Ario Bayu dan Maudy Ayunda. Momen ini menjadi pijakan kuat sebelum Sasirangan terbang ke Belgia untuk mengikuti Indonesia Creative Week (ICW) di ikonik Antwerpen Central Station.
Kolaborasi Desainer Global
Di Belgia, Sasirangan Tanah Laut tidak hanya dipamerkan, tetapi menjadi inspirasi bagi para desainer mancanegara. Para desainer dari berbagai negara menciptakan desain orisinal berbasis kain Sasirangan yang ditampilkan langsung dalam runway utama.
Kekaguman para perancang busana Eropa bukan hanya terletak pada keindahan motif, melainkan pada filosofi dan cerita mendalam di balik proses terciptanya kain tersebut. Hal ini memicu permintaan tinggi, bahkan salah satu desainer Belgia kini telah menjadikan Sasirangan sebagai koleksi tetap di butiknya.
Hj. Dian Rahmat Trianto menegaskan bahwa keikutsertaan Tanah Laut dalam ajang mode bergengsi dunia merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk menaikkan kelas produk lokal.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Sasirangan Tanah Laut bukan sekadar kain tradisional, melainkan karya mode yang memiliki nilai estetika dan budaya tinggi yang mampu bersaing secara global,” ujar Hj. Dian Rahmat.
Kini, dengan masuknya Sasirangan ke pasar Eropa, diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi para perajin di Tanah Laut sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif yang diperhitungkan di mata dunia.(Ben)
